Penulis: Nanang Marsuwandi
TVRINews, Lombok Timur
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Lombok Timur menyoroti sampah di lokasi wisata Labuhan Haji yang dinilai sangat mengkhawatirkan bagi Biota Laut.
Sumber sampah yang tidak diketahui asal usulnya tersebut menjadi ancaman tersendiri bagi kehidupan di laut. Sampah itu terbawa ombak.
Titik lokasi Pantai Labuhan Haji yang dipadati sampah berada di sebelah utara Pelabuhan Labuhan Haji sebelum memasuki kawasan Wisata Pantai Suryawangi Kecamatan Labuhan Haji.
Karena sampah tersebut tidak sedikit pengunjung terganggu dengan adanya sampah di tepi pantai. Namun sebagian pengunjung terutama anak anak justru mandi meski banyak sampah.
Salah seorang pengunjung, Ibrahim menilai ketidakhadiran pemerintah menangani sampah di pantai sangat mencoreng pariwisata di Labuhan Haji.
Menurutnya sampah ini tidak hanya menganggu keindahan pantai namun juga mengancam kehidupan Biota Laut.
"Tidak menutup kemungkinan sampah ini terbawa arus ke tengah sehingga termakan oleh ikan,” kata Ibrahim, Selasa (5/7/2021).
Diketahui, tumpukan sampah yang didominasi sampah plastik sudah lama ada namun hingga saat ini tidak ditangani.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Lombok Timur Zaidar Rachman mengatakan sampah ini sudah sampai pada titik yang sangat serius untuk menjadi perhatian semua pihak termasuk sampah di wisata Labuhan Haji.
“Persoalan sampah tidak hanya di lokasi wisata Labuhan Haji namun divberbagai wilayah di Lombok Timur banyak muncul tumpukan sampah termasuk tempat tempat umum,”ujar Zaidar.
Minimnya kesadaran dan penanganan masyarakat sehingga menjadi persoalan serius di pantai. Pantai menjadi titik akhir sampah dari sungai. Oleh karena itu diperlukan strategi khusus agar sampah sampah bisa diminimalisir ke pantai.
"Selain membangun kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah dari rumah tangga, hal ini memerlukan aksi nyata semua pihak,” pungkas Zaidar.
Editor: Dadan Hardian










