Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Pertimbangan Serius, Menpora Minta Kesungguhan Jordi Amat dan Sandy Walsh untuk Naturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Pertimbangan Serius, Menpora Minta Kesungguhan Jordi Amat dan Sandy Walsh untuk Naturalisasi dan Bela Timnas Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

 

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana untuk menaturalisasi dua pemain keturunan untuk membela Skuad Garuda, mereka adalah Jordi Amat dan Sandy Walsh yang saat ini berlaga untuk klub di Liga Eropa.

Meski niat baik, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali menegaskan bahwa dirinya akan berhati-hati dalam melakukan naturalisasi, karena menurutnya, naturalisasi sebaiknya dilakukan kalau benar-benar terpaksa dan jangka pendek.

Ia menegaskan bahwa dalam pelaksanaannya akan tetap mengutamakan pembinaan. Namun, Amali mengatakan terdapat kebutuhan untuk Tim Nasional yang ingin memperbaiki peringkat FIFA.

"Sehingga mau tidak mau, kita harus membutuhkan satu Tim Nasional yang kuat dan untuk sekarang ini kita masih membutuhkan dukungan dari para pemain naturalisasi yang terseleksi," kata Amali di Media Center Kemenpora, Kamis (10/2/2022).

Dalam mengurus proses naturalisasi ini, pihak Kemenpora selaku pemerintah dan PSSI sebagai federasi. Amali menyampaikan tugas dari pemerintah adalah akan membantu proses secara administrasi.

Sementara, yang menyiapkan administrasi adalah PSSI. Federasi ditugaskan untuk mencari tahu dan menelusuri tentang kebenaran kedua pemain ini berdarah Indonesia. Kemudian, secara teknis mendapat rekomendasi dari Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Pertimbangan naturalisasi ini dilaksanakan, masih dalam keterangan Amali, pertama mereka berdarah Indonesia yang dalam arti memiliki garis keturunan. Selanjutnya, dilihat juga apakah mereka memang miliki keinginan untuk bermain dengan Timnas Indonesia.

"Disamping mereka ada darah Indonesia jadi lebih mudah secara teknis mereka bagus. Shin juga bilang jangan sampai naturalisasi ini tidak bagus. Semoga bawahnya (junior) bisa mengikuti dan membangun Tim Nasional yang bagus," ujar Amali.

Masih ada satu hal lagi yang dinilai menjadi kendala, karena Indonesia menganut asas kewarganegaraan tunggal. Maka, ia meminta kesungguhan dari kedua pemain ini untuk bermain untuk Indonesia dan meninggalkan warga negaranya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.