
Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Tanah Abang Buka 24 Jam
Reporter: Ahmad Richad
TVRINews, Jakarta
Pengunjung Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu sempat membeludak. Para pembeli mendatangi pusat tekstil grosir terbesar di Asia Tenggara itu untuk membeli baju baru jauh-jauh hari sebelum Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Namun sayangnya sejumlah pedagang dan pembeli di Tanah Abang masih mengabaikan protokol kesehatan Covid-19. Beberapa pengunjung tidak menggunakan masker sesuai aturan, yakni di bawah dagu. Bahkan para pedagang ada yang tak mengenakan masker.
Menanggapi hal ini Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan kecenderungan belanja masyarakat Indonesia memang sulit dicegah, apalagi dimomen menjelang lebaran.
"Saya melihat bahwa setiap hari raya Idul Fitri memang sudah menjadi kecenderungan kita untuk memiliki perlengkapan yang serba terbaru. Apalagi yang memiliki kecukupan ekonomi pasti akan belanja, yang tidak pun berusaha untuk mengumpulkan, memaksakan diri agar memiliki seluruh kelengkapan di hari raya idulfitri mereka serba baru," kata Dedi dalam akun Instagram pribadinya, Rabu (5/5/2021).
Lebih lanjut menurut politisi Partai Golkar itu dengan adanya pembatasan jam operasional Tanah Abang tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada hanya akan menambah kerumunan baru karena orang akan menunggu jam tersebut.
"Pembatasan jam untuk melayani yang belanja justru akan menimbulkan kerumunan orang, karena mereka ngantri berebut untuk bisa berbelanja di toko-toko yang menjadi langganannya, atau toko-toko yang akan menjadi tempat kunjungannya," ujar Dedi.
Dedi menyarankan untuk tidak ada jam operasional pasar, karena kita tidak bisa menghindari desakan publik atau keinginan publik untuk berbelanja. Dengan begitu maka pengunjung pasar tidak akan terjadi penumpukan.
"Buka saja 24 jam, kalau di buka 24 jam maka orang tidak akan berebut berkunjung pada jam-jam yang sama ke tempat itu. Orang akan santai untuk berbelanja karena waktunya relatif terbuka dan lama, ini barangkali salah satu caranya," ucap Dedi.
Dedi juga tetap menegaskan semua orang harus mentaati protokol kesehatan. Dengan adanya waktu berbelanja yang panjang akan sangat mudah mengendalikan pengunjung dan mengajak mereka mematuhi protokol kesehatan.
Editor: Dadan Hardian
Editor: Admin
