
Masjid Agung Kalam Pemalang Pastikan Gelar Salat Idul Fitri dan Tradisi Lepas 100 Balon
Penulis: Eggi Paksha
TVRINEWS, Kabupaten Pemalang
Masjid Agung Nurul Kalam Pemalang, Jawa Tengah, dipastikan menggelar Salat Idul fitri 1442 Hijriah secara berjamaah. Selama Ramadhan, masjid yang berada di dekat alun-alun dan jalan menuju kantor bupati dan wakil bupati Pemalang tersebut juga melangsungkan salat lima waktu berjamaah dan Tarawih karena masuk wilayah terkendali alias bukan zona merah penyebaran Covid-19.
Untuk imam dan khotib, yakni Fahrur Rozi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kementerian Agama Kabupaten Pemalang. "Sebelum salat dimulai, akan ada pemotongan pita dan pelepasan 100 balon kecil oleh bupati (Mukti Agung Wibowo) sebagai tanda akan dimulainya salat dan supaya meriah, harapan, dan ungkapan rasa syukur. Pada tahun sebelumnya, di balonnya itu ada kupon doorprizenya. Kalau sekarang belum ada," kata salah satu pengurus masjid, Lilia Nurwantoko kepada TVRINews.com.
"Kami juga terus mengimbau jamaah mematuhi protokol kesehatan termasuk membawa sajadah masing-masing," tambah sosok yang mengurusi studio mini dan CCTV di masjid tersebut.
Dikatakannya lagi, pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah jamaah hanya 50 persen dari kapasitas maksimal. Dengan kebijakan tersebut maka diperkirakan bakal ada sekitar 1000 ribu jamaah yang mengikuti Salat Idul Fitri. "Kalau tidak pakai jarak, bisa menampung hingga 3000 jamaah. Mari kita selalu menjaga dan mematuhi protokol kesehatan," tuturnya.
Sebagai informasi, dalam proses pembangunan masjid empat lantai tersebut, menelan anggaran sebesar Rp42,3 miliar. Setelah memakan waktu satu setengah tahun sejak mulai dibangun pada Juli 2019, akhirnya proses pembangunan Masjid Agung Nurul Kalam selesai pada September 2020. Masjid kebanggaan warga Pemalang tersebut, diresmikan oleh Bupati Pemalang Junaedi, Kamis (3/12/2020) dengan menerapkan protokol kesehatan.
Editor: Eggi Paksha
Editor: Admin
