
Selama bertahun-tahun, satu-satunya jalan penghubung Kecamatan Fena Fafan menuju Kecamatan Leksula di Kabupaten Buru Selatan, Maluku terputus
Penulis : Erens Tasidjawa
TVRINews, Kabupaten Buru Selatan
Selama bertahun-tahun, satu-satunya jalan penghubung Kecamatan Fena Fafan menuju Kecamatan Leksula di Kabupaten Buru Selatan, Maluku terputus.
Kondisi ini sangat berdampak pada perputaran roda ekonomi masyarakat di dua kecamatan itu.
Infrastruktur jalan menjadi masalah klasik di daerah itu yang sangat berdampak terhadap kepentingan masyarakat khususnya kehidupan perekonomian di wilayah itu.
Kondisi tersebut dirasakan warga di Kecamatan Fena Fafan dan Kecamatan Leksula selama beberapa tahun ini.
Satu-satunya akses jalan penghubung kedua kecamatan itu terputus. Akibatnya warga harus menempuh jalur laut dari Desa Tifu ke Leksula dengan menggunakan speed boat bahkan ada yang nekat melintasi pegunungan utara dari Kecamatan Fena Fafan menuju kota kabupaten.
Kondisi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir juga cukup menguras biaya transportasi masyarakat untuk menjangkau Kecamatan Leksula maupun Namrole Ibukota Kabupaten.
Diketahui jalan yang mengalami rusak parah dan terputus berada di Desa Mepa menuju kota Kecamatan Leksula, yang berjarak hanya dua puluh kilometer. Kondisi itu berdampak pada konektifitas kedua Kecamatan, Fena Fafan dan Leksula.
Warga di kecamatan Fena Fafan mengakui kadang dengan menempuh perjalanan melalui jalur alternatif, mereka harus bertaruh nyawa. Apalagi jika dilewati saat musim hujan di pegunungan membuat jalanan licin, sementara di laut ada ancaman gelombang tinggi saat cuaca tidak bersahabat.
Editor: Desi Krida
