Penulis: Daniel Saputra
TVRINews, Jambi
Pembangunan sirkuit balapan motor bertaraf nasional di Kabupaten Tanjung Jabung Timur menimbulkan rasa ketidakadilan bagi warga sekitar.
Pasalnya ruas jalan di Dusun Geragai rusak parah dan belum diperbaiki, padahal jalan tersebut menjadi urat nadi perekonomian warga dalam mendistribusikan hasil perkebunannya.
Sirkuit balapan motor bertaraf nasional di Kelurahan Parit Culum Satu, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebentar lagi akan selesai dikerjakan. Sirkuit yang pengerjaannya mulai dilaksanakan pada tahun 2017 itu menelan anggaran hingga puluhan miliar rupiah. Rute sirkuit ini dibangun berbentuk kapal zabak, direncanakan di lokasi ini akan di selenggarakan event megah di akhir tahun 2021 ini.
Kepala Dusun Geragai Toni Ariansyah mengatakan awalnya warga sekitar senang dengan pembangunan sirkuit tersebut, namun akibat pembangunan tersebut berdampak terhadap rusaknya jalan lingkungan.
“Masyarakat Dusun Geragai merasa ada ketidak adilan dari pembangunan sirkuit tersebut. pasalnya jalan yang ada di dusun rusak parah. Jika musim hujan jalan sulit dilalui dan jika musim panas jalan berdebu. Jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga untuk beraktifitas dan mendistribusikan hasil perkebunan," jelas Toni Ariansyah”.
Toni Ariansyah berharap melalui pembangunan sirkut bertaraf nasional dapat diiringi pula perbaikan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga sekitar. Selain jalan, dusun yang diapit oleh perkampungan yang sudah cukup maju dengan kondisi jalan yang bagus belum juga teraliri listrik PLN.
Toni berharap agar Pemerintah Kabupaten dan pihak terkait dapat memperhatikan masyarakat dusun geragai yang merupakan salah satu dusun tertua di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Editor: Dadan Hardian










