
Roboh Akibat Gempa dan Tsunami, Jembatan IV Palu Mulai Dibangun Lagi
Penulis: Hendra - Eko
TVRINews, Palu
Jembatan IV Palu yang roboh akibat bencana gempa bumi dan tsunami pada 2018 yang silam, akan kembali dibangun. Pembangunan jembatan IV ini akan dimulai Minggu 24 Juli 2022, dan pembagunannya direncanakan akan selesai pada 30 Juni 2024.
Pembangunan jembatan Palu IV ini merupakan hibah dari pemerintah j
Jepang melalui Corporation Agency (JICA) yang diberikan sebagai respon positif atas bencana yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah.
Jembatan IV ini memiliki panjang 250 meter dengan lebar 12 koma 8 meter. Selain jembatan, di sekitar lokasi ini juga dibangun beberapa tempat, di antaranya 4 tambatan perahu di Kawasan Silae, Besusu Barat, Lere dan Talise, Kolam Retensi, Elevated Road, pembagunan drainase dan hunian tetap 45 unit dengan Tipe Risha.
Tanggul pantai 7 koma 6 kilometer, box culvret silebeta sepanjang 324 koma 9 meter, sepanjang tanggul Sungai Palu, jalan lingkungan area hunian tetap serta pintu air drainase 5 buah.
Ketua Satgas penanggulangan Bencana, Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, ada hal menarik dalam pembagunan jembatan ini. Kedalaman pondasi jembatan didesain dengan mempertimbangkan kekuatan saesmi gempa, tsunami dan likuefaksi. Jembatan ini masuk dalam kategori jembatan khusus yang ada di Indonesia, karena pembagunan jembatan memiliki kesulitan tersendiri di antaranya permukaan air laut di wilayah Teluk Palu cukup tinggi.
"Untuk biaya pembebasan tanah sebesar 27 miliar sudah diserahkan ke Wali Kota dan hingga saat ini pembebasan tanah di sekitar pembagunan Jembatan IV Palu telah diselesaikan dan pembangunan Jembatan IV Palu siap dilakukan," kata Arie, Kamis (21/7/2022).
Editor: Redaktur TVRINews
