Penulis: Mukhtarom
TVRINews, Pekalongan
Menjelang perhelataan Kompetisi Liga 3 Jawa Tengah (Jateng), klub Persekap Kabupaten Pekalongan mejalani tiga kali pertandingan uji coba. Hasilnya, dua kali menelan kekalahan dari tim PON Jateng dan Persiku Kudus serta sekali bermain imbang saat menjamu Persika Karanganyar.
Menurut pelatih Persekap, Mohammad Hasan, dari tiga kali laga coba, perkembangan para pemainnya boleh dibilang semakin meningkat.
Terutama saat menjamu Persiku Kudus di Stadion Widya Manggala Krida, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (11/9/2021), koordinasi tim cukup bagus. Namun sayang, penyelesaian akhirnya masih lemah sehingga belum bisa membuahkan gol.
''Di menit-menit akhir kita lengah. Ketika mendapat tekanan dari tim lawan malahan kebobolan,'' tegasnya.
Hingga sekarang, tim kebanggaan masyarakat Kota Santri baru menjalani latihan rutin sekitar sembilan hari. Materi latihan utuk anak asuhannya belum semuanya diberikan, termasuk ketika menggalang serangan maupun bertahan. Selama ini baru fokus ke koordinasi antarpemain supaya ketika bertanding menjalin kerjasama yang bagus.
Pada laga coba melawan Persiku, Dedi Powranto cs sering menguasai jalannya pertandingan. Bahkan beberapa kali peluang terjadinya gol sering tercipta. Namun kiper lawan bermain sangat cemerlang dan penyelesaian akhir timnya belum tajam sehingga gagal menjebol gawang lawan.
Mengenai penempatan line up pemain, Hasan menjelaskan saat ini masih melihat formasi terbaik. Dari 27 pemainnya, selama menjalani uji tanding porsi bermainnya cukup imbang. Dengan demikian, belum bisa menetapkan siapa saja pemain yang menempati line up utama maupun pemain pelapis.
Selanjutnya dari hasil semua laga coba, bakal menjadi evaluasi sehingga ketika Liga 3 Jateng dimulai, timnya semakin mapan. Beberapa kelemahan seperti finishing touch maupun posisi bertahan dalam sisa waktu mendatang bakal disolidkan.
Optimis
Sementara itu, Ketua Umum Persekap Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra mengaskan tetap optimis timnya lolos ke babak penyisihan. Menurutnya, hasil tiga kali uji coba pertandingan di Stadion Widya Manggala Krida bukan menjadi acuan dari prestasi tim sepak bola di Kota Santri.
''Lebih baik kalah di laga uji coba dari pada di pertandingan sesungguhnya,'' tegas dia.
Sebab dia melihat, progress pemain Persekap memang menunjukkan peningkatan kwalitas yang cukup bagus. Selama 2x45 menit bertanding melawan Persiku Kudus, anak asuhan pelatih Hasan sering melakukan tekanan. Namun tak ada satupun gol tercipta sehingga hal ini secepatnya dievaluasi dan kalau perlu mencari striker yang bagus untuk menutupi kekurangan tersebut.
Editor: Dadan Hardian










