
Kapal Kontainer Tersangkut di Terusan Suez, Pelayaran Terhambat
Reporter : Aulia Zita
TVRINews, Mesir
Sebuah kapal kontainer bernama Ever Given tersangkut di Terusan Suez dan menyebabkan kemacetan besar di kedua ujung arteri kanal. Delapan kapal tarik telah dikerahkan untuk membebaskan "Mega Ship" seberat 220.000 ton tersebut.
Menurut laporan Otoritas Kanal Suez (SCA), kapal sepanjang 400 meter tersebut bisa sampai terjebak di sana akibat cuaca buruk seperti badai pasir yang menerpa terusan Suez. Untuk saat ini SCA belum bisa memperkirakan kapan Terusan Suez akan dibuka lagi.
"Ever Given terjebak pada Selasa pagi karena kehilangan kendali yang disebabkan cuaca buruk dan badai pasir. Kami terus berupaya untuk memastikan navigasi reguler bisa terus berlanjut di sana," ujar SCA dalam keterangan persnya, Rabu (24/3/2021) seperti diberitakan Reuters.
Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM), manajer teknis kapal, mengatakan kapal itu kandas di kanal sekitar pukul 05.40 waktu setempat pada hari Selasa (23/3/2021).
Ia juga menyatakan penyelidikan sedang dilakukan.
Bernard juga mengatakan tidak ada korban dalam insiden ini. Ia mengklaim telah mengecek kondisi para awak di terusan Suez dan tak ada satupun yang cedera atau mengalami polusi.
"Semua awak selamat dan utuh, Tidak ada laporan untuk cedera ataupun polusi," ujar BSM dalam keterangan persnya soal terusan Suez.
Dalam kondisi normal, Terusan Suez adalah salah satu kanal terpenting di dunia. Kurang lebih 12 persen transaksi perdagangan dunia menggunakan kanal tersebut karena posisinya yang strategis, menghubungkan Eropa dan Asia. Adapun untuk Mesir, terusan Suez tetaplah salah satu sumber pemasukan terbesar mereka.
Kanal tersebut dapat menangani lusinan kapal kontainer raksasa setiap hari, sehingga penahanan yang lama dapat menyebabkan penundaan yang serius.
Meskipun demikian, para ahli perkapalan berharap kapal raksasa itu akan dibebaskan dengan cepat.
Dikutip dari Guardian, Flavio Macau, dosen senior manajemen rantai pasok di Universitas Edith Cowan di Australia Barat, mengatakan satu masalah adalah kapal kontainer menjadi jauh lebih besar dalam beberapa tahun terakhir, terlalu besar bahkan untuk Terusan Panama.
“Memindahkan sekitar 50 kapal sehari, dampak dari kapal yang terdampar bisa diabaikan kecuali butuh waktu berminggu-minggu untuk mengapungkannya kembali,” katanya.
“Tapi itu (pengapungan kembali) sangat tidak mungkin dan ini akan berakhir dalam beberapa hari, maksimal,” lanjutnya.
Editor : Dadan Hardian
Editor: Admin
