Penulis: Ahmad Sonaji
TVRINews, Lombok Utara
Warga dan pemuda di Kabupaten Lombok Utara mengolah limbah kayu dan bambu hutan yang tak terpakai menjadi aneka kerajinan.Poduk yang dihasilkan di ekspor ke sejumlah negara.
Perajin bambu dan kayu di Desa Bentek Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara memproduksi perabotan rumah tangga, miniatur kapal, berbahan sisa-sisa bambu dan kayu yang bersumber dari kebun dan hutan sekitar tempat tinggal mereka.
Hasil kerajinan yang dibuat di ekspor ke sejumlah negara seperti Maroko, Australia, dan Prancis. Dari hasil kreatifitas mereka para pengrajin di desa ini mengaku dapat meraup omset hingga Rp20 juta per bulan.
Salah seorang perajin kreatif, Andi mengatakan meski saat ini omset mereka berkurang dampak pandemi Covid-19 karena sepinya pesanan. Namun semangat mereka tetap berproduksi dengan skala kecil tetap dilakukan dengan mengharap laku dijual pada konsumen lokal di outlet mereka.
"Awalnya diproduksi hanya berbahan bambu saja, namun karena kreatifitas teman-teman dapat memanfaatkan bahan lainnya".
Para perajin yang didominasi remaja Desa Bentek ini berharap, ada bantuan stimulan dan pemasaran produk agar tetap bertahan di tengah pandemi.
Editor: Dadan Hardian










