TVRINews, Mempawah
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau kapal perang Pasukan Bela Diri Jepang, JS Kunisaki (LST-4003), yang bersandar di Dermaga Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan unsur armada serta peralatan bantuan dari Jepang yang disiapkan guna mempercepat upaya pemadaman di kawasan terdampak.
JS Kunisaki membawa tiga unit helikopter CH-47 Chinook yang difungsikan untuk operasi pemadaman udara (water bombing) di Kalimantan, dengan total 338 personel yang terdiri dari kru kapal, tim pemadaman, dan tim koordinator.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama bilateral Indonesia dan Jepang dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memperkuat daya jangkau pemadaman serta mempercepat penanganan karhutla.
Dalam peninjauan tersebut, Panglima TNI menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memaksimalkan seluruh potensi operasional dalam menangani karhutla.
“TNI berkomitmen untuk terus mengoptimalkan seluruh unsur dan kemampuan yang dimiliki dalam penanganan Karhutla guna mempercepat pengendalian kebakaran serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam keterangannya dikutip, Jumat 11 September 2026.
Langkah ini diambil secara terpadu guna melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap serta menjaga kelestarian ekosistem kawasan hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.










