TVRINews, Jakarta
Alokasi dana bantuan difokuskan untuk rehabilitasi ruang kelas, pengadaan perangkat komputer, serta pemenuhan sarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali menegaskan komitmen sosialnya bagi dunia pendidikan melalui penyaluran dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai total Rp972.200.000. Bantuan ini diserahterimakan kepada 12 lembaga pendidikan yang tersebar di wilayah Jakarta dan Bogor pada Jumat, 16 Oktober 2026 di Ruang Batavia, Kantor KAI Daop 1 Jakarta.
Dana bantuan tersebut dialokasikan untuk mengakselerasi peningkatan kualitas fasilitas belajar mengajar, yang mencakup rehabilitasi ruang kelas, pengadaan perangkat komputer guna mendukung pembelajaran berbasis teknologi, serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang pendidikan lainnya.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat, tidak hanya dalam penyediaan layanan transportasi yang andal, tetapi juga lewat investasi sosial jangka panjang.
“KAI tidak hanya berupaya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap anak-anak memiliki fasilitas belajar yang lebih memadai sehingga dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal,” ujar Franoto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Rincian Distribusi Bantuan Wilayah Jakarta dan Bogor
Dari total dana yang digelontorkan, penyaluran dibagi menjadi dua wilayah utama:
1. Wilayah Jakarta (Total Rp592.200.000):
Menjangkau sembilan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD/BKB) dan pendidikan keagamaan (TPQ) untuk penguatan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar:
* TK Islam Al Baidlo (Rp65.200.000)
* SPS PAUD Az Zahira (Rp70.000.000)
* TPQ Al-Ikhlas (Rp65.000.000)
* BKB PAUD Tunas Bangsa (Rp60.000.000)
* TPQ Annawawiyah Arrahmaniyah (Rp65.000.000)
* BKB PAUD Kasih Sayang (Rp65.000.000)
* BKB PAUD Harapan Bunda (Rp67.000.000)
* TPQ As-Salam (Rp70.000.000)
* TPQ Nurul Ulum (Rp65.000.000)
2. Wilayah Bogor (Total Rp380.000.000):
Difokuskan pada renovasi fisik ruang kelas dan penyediaan perangkat teknologi:
* MTs Mathla’ul Anwar Bolang: Bantuan pengadaan komputer senilai Rp80.000.000 untuk mendukung digitalisasi pembelajaran.
* Madrasah Diniyah Takmiliyah Nurul Amal: Bantuan rehabilitasi ruang kelas senilai Rp150.000.000.
* MTs Raudlatul Mubtadiin: Bantuan rehabilitasi ruang kelas senilai Rp150.000.000.
Menanamkan Kesadaran Keselamatan Perkeretaapian Sejak Dini
Selain memperkuat infrastruktur pendidikan, momentum penyaluran TJSL ini dimanfaatkan KAI Daop 1 Jakarta untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap moda transportasi kereta api sekaligus menanamkan budaya keselamatan (*safety awareness*) sejak bangku sekolah.
Franoto berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar untuk turut menjaga ketertiban di jalur kereta api.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mencintai kereta api dan memahami pentingnya keselamatan. Kepedulian itu bisa dimulai dari hal sederhana, seperti saling mengingatkan untuk tertib di perlintasan sebidang, tidak melempar benda ke arah kereta api, serta menjaga kebersihan dan fasilitas pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta,” jelasnya.
Melalui sinergi program sosial dan edukasi publik yang berkesinambungan ini, KAI optimis dapat terus menghadirkan manfaat ganda: mendongkrak kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan yang layak sekaligus menciptakan ekosistem perkeretaapian nasional yang semakin aman, tertib, dan berkelanjutan.









