TVRINews – Sallah, Oman
Duta Besar Andi Rahadian menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama dengan Oman di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, dan pendidikan.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman, Andi Rahadian, secara resmi menyerahkan surat kepercayaan atau Letter of Credence kepada Sultan Oman Haitham bin Tariq di Istana Al Hosn, Salalah, pada 10 September 2026.
Upacara diplomatik tersebut menandai dimulainya penugasan Andi Rahadian sebagai perwakilan resmi Indonesia di Kesultanan Oman. Prosesi berlangsung dengan penghormatan kenegaraan dan disaksikan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Al Busaidi.
Andi Rahadian hadir bersama istrinya serta pejabat fungsi politik dan pejabat fungsi protokol dan konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Muscat.
Berdasarkan rilis KBRI Muscat yang diterima minggu 13 september 2026, Rangkaian penyambutan berlangsung secara resmi sejak rombongan Duta Besar RI menuju kompleks Istana Al Hosn. Kendaraan yang membawa Dubes RI dikawal kendaraan bermotor pengamanan kehormatan hingga memasuki area istana.
Setibanya di pelataran istana, Korps Musik Istana atau Royal Guard Band memperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bagian dari rangkaian upacara penyambutan diplomatik.
Setelah penyerahan Letter of Credence, Dubes RI kemudian melakukan pertemuan langsung dengan Sultan Haitham. Dalam pertemuan tersebut, Andi Rahadian menyampaikan salam dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Sultan Oman.
Salam tersebut disertai harapan atas kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan Sultan Haitham serta masyarakat Oman.
Dalam pembicaraan bilateral itu, Andi Rahadian menyampaikan apresiasi Indonesia atas dukungan yang selama ini diberikan Sultan Oman terhadap hubungan kedua negara.
Indonesia, menurut nya , ingin terus memperluas kerja sama bilateral, khususnya pada sektor ekonomi, perdagangan, investasi, pariwisata, dan pendidikan.
Salah satu perhatian yang turut disampaikan adalah peluang peningkatan investasi Oman di Indonesia. Jakarta juga mendorong perluasan kesempatan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia melalui program beasiswa di berbagai bidang keilmuan di Oman.
Selain kerja sama ekonomi dan pendidikan, Dubes RI menyampaikan harapan agar Sultan Haitham dapat melakukan kunjungan ke Indonesia. Kunjungan tersebut dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan persahabatan sekaligus memperluas agenda kerja sama kedua negara.
Sultan Haitham menyambut kedatangan Andi Rahadian dan menyampaikan salam kepada Presiden Republik Indonesia. Sultan Oman juga menyatakan kesiapan untuk terus memberikan dukungan kepada Indonesia serta membantu Dubes RI dalam menjalankan mandat diplomatiknya.
Penyerahan surat kepercayaan tersebut berlangsung bersamaan dengan agenda serupa yang diikuti sejumlah duta besar negara sahabat. Mereka berasal dari Malaysia, Korea Selatan, Jerman, Swiss, India, Tanzania, Brasil, dan Tajikistan.
Memperkuat Diplomasi Ekonomi
Penugasan Duta Besar RI di Oman berlangsung ketika hubungan Indonesia-Oman memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan, terutama dalam diplomasi ekonomi.
Kerja sama perdagangan dan investasi menjadi salah satu agenda penting karena kedua negara memiliki kepentingan untuk memperluas hubungan ekonomi sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku usaha.
Sektor pariwisata dan pendidikan juga menjadi bagian dari agenda yang dapat mempererat hubungan masyarakat kedua negara.
Melalui jalur diplomatik, Indonesia dan Oman diharapkan dapat meningkatkan komunikasi politik sekaligus memperluas kerja sama yang memberikan manfaat langsung bagi kedua negara.
Penyerahan Letter of Credence di Salalah menjadi langkah awal bagi Andi Rahadian untuk menjalankan mandat sebagai Duta Besar RI dan memperkuat hubungan Indonesia-Oman dalam berbagai bidang strategis.










