Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Tanggapan Pakar Hukum Terkait Pasal 340 yang Menjerat Irjen Ferdy Sambo

Tanggapan Pakar Hukum Terkait Pasal 340 yang Menjerat Irjen Ferdy Sambo
Pakar Hukum Pidana, Jamin Ginting

Penulis : Ridha Gemelli Sitompul

TVRINews, Jakarta
Pakar Hukum Pidana, Jamin Ginting berikan tanggapan terkait dengan pasal 340 yang menjerat Irjen Ferdy Sambo yang menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J. 

Menurutnya, pasal 340 itu adalah pembunuhan berencana jadi sudah ada perencanaan sebelumnya, untuk melakukan sebuah kejahatan. 

“Sudah direncanakan. Nah jadi kenapa direncanakan kejahatan itu? Pasti ada hubungan kosalitas, antara orangnya ingin melakukan kejahatan dengan target kejahatannya korbannya tadi itu,” kata Jamin Ginting dalam acara Forum Fristian dengan tema "Kasus Brigadir J, Ujian Kredibilitas Polri" yang ditayangkan di LPP TVRI, Rabu (10/8) malam.

Jamin Ginting juga mengatakan, sudah ada suatu perencanaan, ada suatu perbuatan baru dan direncanakan lah suatu tindakan. Menurut dia, jadi tidak spontanitas kalau bicara soal pelecehan, tentu pasal 340 pelecehannya itu dilakukan sebelum perencanaan nya. 

“Jadi adanya pelecehan baru direncanakan lah suatu tindakan untuk menghilangkan nyawa, atas perbuatan pelecehan yang dilakukan sebelumnya (itu 340),” ujar Jamin Ginting. 

Namun, Ginting melanjutkan, kalau pasal 338 dilihat ada pelecehan lalu spontanitas melakukan suatu perbuatan pembunuhan karena dilihatnya. Adapun, suatu pelecehan yang tak diinginkan tidak dilakukan seperti itu, jadi itulah sebagai gambaran. 

“Makanya Kabareskrim yang mengatakan kalau 340 kecil kemungkinan, kecil kemungkinan itu bukan berarti tidak terjadi, bisa juga seperti itu,” ucapnya. 

Kemudian, kalau bicara soal Criminal Justice System (CJ) System nya kan masih dalam proses penyidikan. Tetapi karena atensi masyarakat cukup tinggi dan publik yang sangat menginginkan untuk dibuka hingga Presiden juga menyatakan, mau tidak mau Kabareskrim juga harus membuka. 

“Ini kan sesuatu hal yang gak biasa menurut saya, dalam Criminal (CJ) System kita, namun dilakukan karna memang perintah,” tutur Jamin Ginting.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.