Penulis: Ambika
TVRINews, Mataram
Kepolisian Resor Kota Mataram beserta Polsek jajaran dan didukung instansi terkait melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (11/4).
Pengamanan aksi unjuk rasa dari berbagai kelompok mahasiswa ini mengedepankan tindakan Preemtif dan Preventif, didukung dengan Penegakkan hukum yang tegas dan terukur sesuai peraturan per-Undang-Undangan yang berlaku.
“Tujuan lokasi pengamanan Kantor DPRD Kota Mataram dan Kantor Gubernur NTB berikut pergerakan titik kumpul yang dikawal pihak Kepolisian dari titik kumpul di Islamic Center dan Ex Bandara Selaparang dengan harapan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” kata Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi.
Polresta Mataram sudah melaksanakan simulasi TFG (Tactical Floor Game) dalam bentuk pengamanan kegiatan yang bersifat terbuka dan tertutup dengan mengedepankan fungsi Opsnal Kepolisian guna menciptakan stabilitas Kamtibmas yang kondusif.
“Sebanyak 438 personel tersebar di titik-titik pengamanan dengan perwira pengendali masing-masing sehingga tindakan kepolisian saat pengamanan menjadi terukur dan terarah,” tutup Kapolresta Mataram.
Editor: Redaktur TVRINews
