Trending

  • Rabu, 29 Juni 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Tim Opsnal Satreskrim Polres Kubu Raya Amankan Dua Pelaku Penggelapan Mobil Avanza

Tim Opsnal Satreskrim Polres Kubu Raya Amankan Dua Pelaku Penggelapan  Mobil Avanza
Tim Opsnal Satreskrim Polres Kubu Raya Amankan Dua Pelaku Penggelapan Mobil Avanza

Penulis : Darius Tarigan

TVRINews, Kubu Raya

 

Tim Opsnal Satreskrim Polres Kubu Raya berhasil mengamankan dua pelaku penggelapan 1 (satu) Unit Mobil Jenis Avanza milik Sdr AA (31) Warga Kecamatan Sungai Kakap yang dilakukan oleh CH (31) Warga Tanjung Raya Dan SA (36) warga Sungai Kakap, KAMIS (6/1/2022).

Keduanya diamankan setelah korban AA melaporkan kejadian penggelapan yang dilakukan CH dan SA ke Polres Kubu Raya.

Kasatreskrim Polres Kubu Raya AKP Jatmiko saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah meringkus pelaku penggelapan mobil tersebut dini hari.

”Memang benar, kami telah mengamankan 2 (dua) orang tersangka pelaku pengelapan 1 (satu) Unit kendaraan Roda empat jenis Avanza warna silver di mana keduanya diamankan tim opsnal Polres Kubu Raya di wilayah kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya pada hari Sabtu (1/1/2022) dini hari,” kata Kasat Reskrim. 

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya menambahkan, unit mobil yang digelapkan telah melalui rangkaian yang cukup panjang untuk menghilangkan jejak pelaku.

"Kedua pelaku berinisial CH (31) Warga Tanjung Raya Dan SA (36) warga Sungai Kakap sekarang sudah diamankan di Polres Kubu Raya, dan peran masing-masing pelaku SA menyewa kendaraan dengan korban AA selama 1 (satu) bulan kemudian tersangka SA mengadaikan kendaran tersebut kepada ED (41) warga Pontianak kemudian dari ED disewakan kembali kepada CH (31) warga Tanjung Raya dari tangan CH lalu kendaraan tersebut dijual oleh Tersangka CH dan DD yang saat ini masih (DPO) dijual kembali kepada sdr TF (33) warga Singkawang seharga Rp38 juta,” tambah Kasat Reskrim. 

Dari serangkaian kejadian tersebut dan dari hasil Berita Acara Pemeriksaan  maka ditetapkan CH (31) Warga Tanjung Raya Dan SA (36) warga Sungai Kakap sebagai pelaku penggelapan dan dikenakan pasal 372 KUHP sedangkan CH dan DD patut diduga melakukan pidana pertolongan jahat (penadah) sementara untuk ED masih berstatus saksi dalam kasus penggelapan tersebut.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.