Trending

  • Selasa, 9 Agustus 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Petugas Gabungan Tangkap Penendang Sesajen Semeru

Petugas Gabungan Tangkap Penendang Sesajen Semeru
Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, “ Pria kelahiran Wonosobo dan masuk pesantren di Magelang ini akan dijerat pasal 156 dan 158 KUHP tentang Ujaran Kebencian

Penulis : Basri A

TVRINews, Surabaya

 

Setelah sempat viral di media sosial dan mendapat kecaman, Hadfana Firdaus pelaku penendang sesajen di desa terdampak Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur ditangkap Ditreskrimum Polda Jawa Timur di gang Dorowati, Pringgolayan Banguntapan Bantul, Yogyakarta, Kamis  (13/01/2022) malam sekira pukul 22.40 WIB. 

Sebelum tertangkap, diketahui petugas gabungan dari Polres Lumajang, Polda Jatim, Polda NTB hingga Polda Jateng dan Polda DIY, melakukan pencarian pria yang menendang sesajen di lokasi erupsi Gunung Semeru dengan patroli di dunia maya. 

Menurut Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, pria kelahiran Wonosobo dan masuk pesantren di Magelang ini akan dijerat pasal 156 dan 158 KUHP tentang Ujaran Kebencian terhadap suatu golongan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. 

“Terkait penangkapan saudara HF, berhasil diamankan didaerah Bantul tadi malam, dan langsung dibawa ke Polda Jatim dan langsung kami lakukan pemeriksaan. Untuk proses pemeriksaan di Polda Jatim yang kini berstatus sebagai tersangka. Dari informasi awal yang kami dapatkan dari pemeriksaan, tersangka sejak peristiwa tersebut, langsung ke Yogyakarta,“ katanya. 

Sebelumnya, video viral berdurasi 30 detik itu memperlihatkan seorang pria mengenakan tutup kepala dan rompi berdiri, lalu mendekat ke sebuah sesajen yang terlihat yakni buah dan jagung yang berada di wadah atau tempatnya masing masing.

Di hadapan para awak media,  Hadfana Firdaus meminta maaf pada seluruh masyarakat indonesia dengan mengakui apa yang dilakukannya menyinggung perasaan masyarakat lain.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.