Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Metro

  • 0 Komentar

Gubernur Jawa Timur Tinjau Operasi Pasar Minyak Goreng Murah dan Berikan Sembako

Gubernur Jawa Timur Tinjau Operasi Pasar Minyak Goreng Murah dan Berikan Sembako
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau operasi minyak goreng, bertempat di Kantor UPT Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur Keluraha

Penulis: Basri A
TVRINews, Kediri


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau operasi minyak goreng, bertempat di Kantor UPT Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur Kelurahan Mojoroto Kota Kediri, Minggu (30/1/2022).  

Gubernur Jawa Timur  langsung  menyapa satu per satu warga yang mengantri operasi pasar minyak goreng murah yang digelar di  Kota Kediri.  

Selain melihat langsung jalannya operasi minyak goreng, Gubernur Jawa Timur juga membagikan paket sembako kepada warga Kota Kediri.  Pada operasi pasar minyak goreng ini, setiap orang dapat membeli menggunakan kupon dan maksimal pembelian 2 liter minyak goreng dengan harga per liternya Rp12.500.

Dalam operasi pasar minyak goreng murah ini, Pemerintah Propinsi Jawa Timur menyediakan 2.000 liter minyak goreng yang dibagikan di beberapa titik di Kota Kediri. Operasi minyak goreng ini disambut baik dan antusias oleh masyarakat yang rela mengantri untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.  

Selain itu, pelaku UMKM atau penjual gorengan dapat terbantu. Gubernur Khofifah juga mengungkapkan, Menko Perekonomian akan memberikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng per tanggal 1 februari 2022.  

HET untuk minyak goreng curah ditetapkan dengan harga Rp11.500.   Sedangkan kemasan sederhana, seharga Rp13.500 per liter, dan kemasan premium tetap Rp14.000 per liter.

“Saya ingin sebetulnya cek harga di lapangan terutama pada saat diberlakukannya satu harga minyak goreng Rp14 ribu di pasar retel modern. Tapi untuk pasar tradisional, masih diberikan kesempatan waktu melakukan penyesuaian. Nah sekarang sudah ada keputusan Menko Perekonomian, ada HET atau Harga Eceran Tertinggi minyak goreng per 1 Februari 2022. Kita berharap distribusi dari suplayer yang dari pabrik, berjalan lancar. Ini kan sebenarnya ada kenaikan harga CVO dunia, sehingga berpengaruh di Indonesia. Untuk itu, intervensi yang bisa kita lakukan dimaksimalkan,” tutur Khofifah. 


Sementara itu salah seorang penjual gorengan, Khusnatul sangat berterima kasih atas operasi pasar yang dilakukan pemerintah terhadap harga minyak goreng yang terus melambung.

 “Alhamdulilah ini saya dapat 2 liter seharga Rp25 ribu. Naiknya harga sudah berlangsung 2 sampai 3 bulan ini. Namun saya tidak menaikan harga, ya berpengaruh kepada keuntungan yang berkurang,“ ucapnya. 

Dengan adanya operasi pasar minyak goreng murah ini, diharapkan dapat menekan harga sehingga daya beli masyarakat dapat kembali normal serta inflasi juga bisa dikendalikan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar