Trending

  • Senin, 30 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

90 Persen Transmisi Lokal Kasus Omicron Terjadi di Jakarta

90 Persen Transmisi Lokal Kasus Omicron Terjadi di Jakarta
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan kasus transmisi lokal varian Omicron didominasi di wilayah DKI Jakarta dengan angka sekitar 90 persen

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

 

Temuan kasus varian Omicron di Indonesia semakin melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan per hari ini, Minggu (16/01/2022), tercatat ada 1.504 kasus Covid-19 di Tanah Air, setelah sekian lama tidak mencapai angka seribu kasus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan kasus transmisi lokal varian Omicron didominasi di wilayah DKI Jakarta dengan angka sekitar 90 persen. Oleh karena itu, pemerintah mempersiapkan strategi khusus dalam mengantisipasi lonjakan kasus di DKI Jakarta.

“Kita memang harus mempersiapkan khusus DKI Jakarta sebagai medan perang pertama menghadapi Omicron ini. Kita harus memastikan di kita bisa menanganinya perang menghadapi Omicron di DKI Jakarta ini,” kata Budi dalam konferensi pers virtual, Minggu (16/01/2022).

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah akan melakukan pengetatan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) yang didukung oleh implementasi PeduliLindungi. Selain itu upaya testing dan tracing juga akan diperkuat dengan dukungan dari TNI/Polri.

“Arahan Bapak Presiden (Joko Widodo) adalah dipastikan, walaupun kita tidak usah panik tapi harus hati-hati dan waspada. Prokes di Jakarta harus ditingkatkan, penggunaan PeduliLindungi juga harus diperketat. Testing, tracing, dan isolasi terpusatnya harus kembali ditingkatkan,” ujar Budi.

Kemudian, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, serta tidak bepergian ke luar negeri untuk keperluan yang tidak esensial. Pemerintah juga akan mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan atau booster.

“Itu nanti akan mengurangi laju penularan dari Omicron yang akan naik sangat tinggi dan sangat cepat di DKI, Jabodetabek dalam beberapa minggu kedepan ini. Juga dipastikan bahwa semua rakyat Jakarta, Jabodetabek akan dipercepat vaksinasi booster-nya agar mereka siap kalau nanti gelombang Omicron itu naik secara cepat dan tinggi,” tutur Budi.

Dari sisi perawatan, pemerintah sudah mempersiapkan obat-obatan untuk pasien Covid-19. Budi mengatakan sudah mengamankan sebanyak 400 ribu tablet Molnupiravir dan obat ini akan segera diproduksi di dalam negeri.

Selanjutnya, Kementerian Kesehatan juga sudah dalam proses mendatangkan Paxlovid, yakni antivirus dari Pfizer. Ia berharap obat tersebut tersedia Februari mendatang, agar saat terjadi lonjakan kasus, obat-obat sudah siap. Pemerintah juga mengupayakan agar obat-obatan Covid-19 juga dapat tersedia di apotek yang disesuaikan dengan jenis obat tersebut.

“Arahan Bapak Presiden, agar dipastikan obat-obatan ini bukan hanya tersedia di puskesmas atau rumah sakit pemerintah tapi juga tersedia di apotek-apotek. Memang sesuai dengan jenis obatnya, mana yang bisa dibeli umum, obat mana yang harus dibeli mendapatkan resep dokter, mana obat mana yang hanya bisa diberikan melalui perawatan rumah sakit,” ucap Budi.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.