Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Banjir Bandang Kota Batu, BNPB Dorong Status Tanggap Darurat 

Banjir Bandang Kota Batu, BNPB Dorong Status Tanggap Darurat 
BPBD Kota Batu mencatat belasan rumah rusak dan 142 warga mengungsi akibat banjir bandang

Penulis: Eggi Paksha

TVRINews, Kota Batu

 

Sebagai salah satu langkah percepatan penanganan pasca banjir bandang di Kota Batu, BNPB mendorong pemda setempat untuk menetapkan status tanggap darurat dan membentuk klaster pendukung percepatan penanganan. 

Hal ini diungkapkan Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurniawan dalam rapat koordinasi penanganan banjir yang berlangsung Jumat (5/11)  di Kantor Walikota Batu, Jawa Timur.

Rapat dihadiri Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sekretaris Daerah Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, Kasdam V Brawijaya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, dan perwakilan instansi daerah terkait. 

"Perlu adanya status darurat bencana, disarankan dua minggu ke depan, kemudian mendirikan posko utama dan membentuk klaster-klaster antaralain klaster pencarian, klaster yang mengurus pengungsi, logistik, dapur umum, psikosial, klaster sarana pra sarana, klaster kesehatan dan klaster pemulihan untuk mengurus terkait pendataan rumah yang rusak," ungkap Lilik saat memberikan arahan, Jumat (5/11). 

Ia juga mengimbau agar pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana susulan, mengingat musim hujan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. 

"Mengantisipasi bahaya susulan, hujan belum berhenti kemungkinan sampai Desember bahkan Januari masih akan turun hujan. Harus ada sistem peringatan dini yang dibangun, minimal ada petugas yang memantau keadaan di atas (hulu sungai) untuk kemudian diinformasikan ke posko," pungkasnya. 

BPBD Kota Batu mencatat belasan rumah rusak dan 142 warga mengungsi akibat banjir bandang.

"Kerugian tercatat ada 17 rumah rusak, 28 motor rusak, empat mobil rusak, delapan hewan ternak hilang dan 142 warga mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman," tutupnya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.