Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Mudahkan PPLN, Kemenkes Dukung Inisiasi Universal Verifier Vaccine Certificate

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Yogyakarta

Kementerian Kesehatan mendukung usulan kebijakan Universal Verifier Vaccine Certificate untuk memudahkan pelaku perjalanan antar negara dengan menerapkan sertifikat digital vaksin Covid-19 bisa terbaca di sistem negara lain.

Universal Verifier Vaccine Certificate dibuat sesuai standard World Health Organizations (WHO) sehingga masing-masing negara tidak perlu mengganti sistem dan QR Code. Sistem ini juga dibuat secara web-based sehingga dapat digunakan di semua perangkat.

Dalam penerapannya, Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan, Setiaji menjelaskan Universal Verifier Vaccine Certificate ini berfungsi untuk memvalidasi data vaksinasi pelaku perjalanan internasional. 

Baca Juga: G20 Health Working Group, Harmonisasi Prokes Mempermudah PPLN

Sistem ini, dengan persetujuan otoritas berwenang setiap negara, memberikan informasi public keys infrastructure yang dapat dikenali portal yang saling terkoneksi. Sehingga, status vaksin pelaku perjalanan dapat diketahui. Privasi dan keamanan data terjamin karena tidak ada pertukaran data apapun.

“Sistem ini tidak ada pertukaran data, sehingga privasi dan keamanan datanya terjamin. Sistem ini menggunakan Public Key Infrastructure (PKI). Penggunaan PKI ini juga telah didukung oleh negara-negara G20,” kata Setiaji dalam forum G20 Health Working Group di Yogyakarta, Rabu (30/3/2022).

Kedepannya, Setiaji berharap penggunaan universal verifier dapat lebih luas agar seluruh negara lebih siap dalam menghadapi ancaman pandemi di masa mendatang dan pencegahan penyakit lainnya.

Situasi pandemi global dan nasional yang terus membaik memungkinkan pembukaan lintas batas secara bertahap. Negara-negara mulai menerapkan langkah-langkah pengurangan risiko kesehatan masyarakat pada perjalanan lintas batas. Untuk itu, perlu satu standardisasi protokol kesehatan yang memudahkan setiap pelaku perjalanan.

Adanya penyetaraan sertifikat vaksinasi digital, sangat memungkinkan para pelaku perjalanan antarnegara melakukan mobilitas dengan aman, efisien dan efektif dan pada saat yang sama mampu membangkitkan kembali perekonomian global.

Baca Juga: G20 Health Working Group, Menkes Usulkan Harmonisasi Standar Prokes Global Berbasis Teknologi Digital


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.