Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Insiden Kecelakaan Speedboat Petugas KKP, Menkes Sampaikan Duka Cita

Insiden Kecelakaan Speedboat Petugas KKP, Menkes Sampaikan Duka Cita
Insiden Kecelakaan Speedboat Petugas KKP, Menkes Sampaikan Duka Cita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan speedboat yang menimpa dua petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda, Kalimantan Timur.

“Atas nama Kementerian Kesehatan, saya turut berbelasungkawa dan saya berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Budi, Minggu (5/6/2022).

Insiden kecelakaan speedboat yang mengakibatkan satu petugas KKP Samarinda, yakni atas nama Hairunnisa meninggal dunia, terjadi pada Jumat, (3/6) pukul 16.00 WITA lalu.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda Solihin menyampaikan kecelakaan terjadi saat speedboat yang membawa dua petugas boarding KKP Samarinda, Santi Tandipatau dan Hairunnisa melaju ke Dermaga Sungai Mahakam untuk melakukan pemeriksaan kapal dalam karantina yang sedang labuh di sana. Tiba-tiba speedboat yang mereka tumpangi ditabrak speedboat lain di bagian kanan hingga hancur.

“Saat perjalanan menuju kapal untuk melakukan boarding sekitar pukul 16.23 WITA, speedboat yang ditumpangi petugas KKP Samarinda ditabrak oleh speedboat lain dari Dermaga Pasar Pagi Samarinda menuju Samarinda Seberang,” ujar Solihin.

Akibatnya, Hairunnisa yang duduk di sebelah kanan speedboat, terpental dan kepalanya terbentur sehingga mengalami pendarahan di bagian kepala. Sedangkan teman korban, Santi Tandipau, yang duduk sebelah kiri tidak mengalami luka serius namun mengalami syok.

Usai kejadian, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Korban sempat mendapatkan pertolongan medis di UGD RS Dirgahayu Samarinda. 

“Karena cedera kepala yang dialami korban cukup parah sehingga tidak bisa tertolong lagi dan korban menghembuskan nafas terakhir di UGD RS Dirgahayu Samarinda. Terhadap jenazah korban dilakukan pemeriksaan medis untuk kepentingan visum et refertum,” tutur Solihin.

Usai dilakukan visum, sekitar pukul 17.15 WITA jenazah korban dibawa menggunakan mobil Ambulan KKP Samarinda menuju rumah duka. Jenazah disemayamkan di rumah orang tua korban dan pada Sabtu, 4 Juni 2022 pukul 12.00 WITA telah dilakukan prosesi pemakaman di Samarinda, Kalimantan Timur


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.