Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Garuda Tunda Penerbangan ke Indonesia, Jemaah BDJ 1: Alhamdulillah Bisa Tidur Sama Istri

Garuda Tunda Penerbangan ke Indonesia, Jemaah BDJ 1: Alhamdulillah Bisa Tidur Sama Istri
Garuda Tunda Penerbangan ke Indonesia, Jemaah BDJ 1: Alhamdulillah Bisa Tidur Sama Istri

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta
Penerbangan Garuda Indonesia GIA 8201 tertunda dari jadwal semula karena alasan teknis pesawat. Sebanyak 358 jemaah kloter 1 Embarkasi Banjarmasin (BDJ1) akhirnya diinapkan pada empat hotel di Jeddah, Arab Saudi.

“Kami semua sudah di dalam, sudah selesai chek in. Informasi yang kami terima ada penundaan, lalu kami lihat pesawat ditarik mundur,” kata Sahlani Marjuni, salah satu jemaah haji BDJ 1 yang juga Ketua Regu, di Jeddah, dikutip dari siaran pers Kemenag, Senin (25/7/2022).

Sahlani melanjutkan, bahwa dirinya mengambil hikmah positif dibalik penundaan ini. Jemaah mendapat kesempatan tidur bersama anggota keluarganya masing-masing. Seperti Sahlani, ia dan istrinya bisa berada di satu kamar setelah sebulan lebih pisah kamar selama proses ibadah haji.

"Alhamdulillah ada hikmah dibalik penundaan ini. Karena ada penundaan ini, kami diberi kesempatan tidur sama istri, dari awal sampai sekarang ini kami puasa (tidak berhubungan suami istri)," ucap Sahlani seraya tertawa.

Sementara itu salah seorang jemaah lainnya bernama Sunarno, mengaku awalnya kaget dengan ditarik mundurnya pesawat. Namun, menurut dia, lebih baik penerbangan ditunda untuk menjamin keselamatan jemaah.

"Jemaah awalnya kaget, tapi bagi saya lebih baik tertunda asalkan kami diberi keselamatan dalam penerbangan," kata Sunarno.

Sunarno juga mengaku bahwa keluarganya di Tabalong Banjarmasin sudah menyediakan acara untuk menyambut kedatangannya. 

“Kami sudah menyembelih kambing, tapi tidak apa-apa, bisa dimasukkan di freezer,” ujarnya.

Sebagai informasi, para Jemaah haji asal Pulau Borneo itu berangkat dari Mekah ke Jeddah pada Sabtu 23 Juli 2022 pukul 21.05 WAS. Mereka harusnya dijadwalkan terbang dari Bandara Jeddah pada Minggu (24/7), pukul 05.05 WAS dan tiba di Indonesia pukul 23.50 WIB.

Namun maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA8201 jenis A330-300 itu tertunda penerbangannya akibat ditemukan adanya kompenen pesawat yang harus diperbaiki. 

Setelah diumumkan adanya penundaan penerbangan ke Tanah Air itu, para jemaah akhirnya dibawa ke hotel untuk diinapkan semalam.

Sebanyak 110 jemaah diinapkan di Prime Almina. Sementara, 120 jemaah di Prime Alhamra. Sedangkan, 100 jemaah di Dyar Alhamra. Sisanya, 28 jemaah di Diamond Hotel.

Selain mendapatkan akomodasi berupa hotel, pihak Garuda Indonesia juga menyediakan konsumsi selama jemaah menginap hingga mereka diberangkatkan kembali ke Tanah Air.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.