Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Sore Ini, Kemenag Gelar Rukyatul Hilal Iduladha 1443 Hijriyah

Sore Ini, Kemenag Gelar Rukyatul Hilal Iduladha 1443 Hijriyah
Sore Ini, Kemenag Gelar Rukyatul Hilal Iduladha 1443 Hijriyah

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta
Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar rukyatul hilal awal Zulhijah 1443 H sebagai salah satu rujukan dalam penetapan waktu Iduladha pada 29 Zulkaidah 1443 H atau sore ini, Rabu (29/6).

“Kita akan menggelar rukyatul hilal awal Zulhijah 1443 pada Rabu, 29 Juni 2022. Kita memutuskan akan menggelar rukyatul hilal di 86 lokasi seluruh wilayah Indonesia,” kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kemenag, Adib, di Jakarta, dikutip Rabu (29/6/2022).

Mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini menjelaskan, semua sistem hisab menyepakati ijtimak menjelang Zulhijah 1443 H jatuh pada Rabu, 29 Juni 2022 M, bertepatan dengan tanggal 29 Zulkaidah 1443 H sekitar pukul 09:52 WIB.

“Pada hari rukyat, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk, berkisar antara 0 derajat 52 menit sampai dengan 3 derajat 13 menit, dengan sudut elongasi 4,27 derajat sampai dengan 4,97 derajat,” katanya.

Baca Juga: Catat ! Awal Juli, Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 untuk ASN

Dia menegaskan, isbat penentuan awal Zulhijah 1443 H menunggu hasil rukyatul hilal di seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Peradilan Agama, Ormas Islam, serta instansi lain setempat.

Sementara itu, Kepala Subdit Hisab Rukyat dan Syariah Ismail Fahmi menambahkan, sidang isbat awal Zulhijah 1443 H yang digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, akan dihadiri sejumlah Duta Besar Negara Sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Sidang juga akan dihadiri Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, dan Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Islam dan Pondok Pesantren,” kata Ismail.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.