Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Polri Cabut Surat Telegram Larangan Media Beritakan Kekerasan Aparat

Polri Cabut Surat Telegram Larangan Media Beritakan Kekerasan Aparat
Polri Cabut Surat Telegram Larangan Media Beritakan Kekerasan Aparat

Reporter : Riana Rizkia

TVRINews, Jakarta

?????Polri mencabut surat telegram tertanggal 5 April 2021 yang diterbitkan dengan nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5/2021. 

Telegram tersebut berisikan sebanyak 11 poin yang mengatur peliputan di lingkungan Polri, salah satunya yaitu melarang media menyiarkan tindakan kepolisian yang menampilkan arogansi dan kekerasan. 

Namun telegram bernomor 750 itu dibatalkan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021 dan ditandatangani Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono atas nama Kapolri pada 6 April 2021.

"Surat Telegram Kapolri sebagaimana referensi nomor empat di atas (surat telegram tentang pelaksanan peliputan bermuatan kekerasan/dan atau kejahatan dalam program siaran jurnalistik) dinyatakan dicabut/dibatalkan," demikian bunyi telegram tersebut.

"Mabes Polri telah mengeluarkan surat telegram  759 yang isinya surat telegram 750 tersebut dibatalkan," Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Polda Rusdi Hartono di Mabes Polri, Selasa (6/4/2021). 

Brigjen Pol Rusdi menyebut pencabutan surat telegram dilakukan karena menjadi multitafsir atau banyak pemahaman di tengah masyarakat. Pihaknya juga telah menjelaskan bahwa instruksi Kapolri hanya untuk media internal Polri, bukan ditujukan untuk media nasional. 

"Sekali lagi, surat telegram 750 telah dibatalkan dengan munculnya surat telegram 759," tegas Brigjen Pol Rusdi.

 

Editor : Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.