Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Polri Minta Bantuan Tenaga Ahli Selesaikan Kasus Kebocoran Data Pribadi

Polri Minta Bantuan Tenaga Ahli Selesaikan Kasus Kebocoran Data Pribadi
Polri Minta Bantuan Tenaga Ahli Selesaikan Kasus Kebocoran Data Pribadi

Reporter: Riana Rizkia

TVRINews, Jakarta

Polri terus mengusut kasus kebocoran data pribadi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri telah memanggil bagian Operasional Teknologi Informasi dari BPJS Kesehatan dan dua orang dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk dimintai keterangan. Kini Polri meminta bantuan dari tenaga ahli dalam penyelesaian kasus ini. 

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menyebut kasus ini akan terus berjalanan, namun pihaknya juga memerlukan waktu dalam penyelesaian.

Jajarannya telah melakukan berbagai tindakan guna mengusut tuntas penyebab kebocoran data tersebut. 

"Ada beberapa kemarin kita sudah mintai keterangan, kita juga perlu meminta keterangan ahli, kita masih minta pendapat ahli, apa yang harus kita lakukan," kata Argo di Polda Metro Jaya usai jumpa pers pengungkapan peredaran gelap narkotika jenis sabu, Senin (14/6/2021). 

Kebocoran data yang menimpa sebanyak 279 juta warga negara Indonesia (WNI) membuat beberapa pejabat BPJS Kesehatan harus mendatangi Mabes Polri guna klarifikasi.

Salah satunya adalah bagian Operasional Teknologi Informasi dari BPJS Kesehatan. Tidak hanya itu, dua orang dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga telah dimintai keterangan. 

Selanjutnya Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri juga melakukan pemanggilan kepada lima vendor yang merupakan penyedia teknologi informasi di BPJS Kesehatan. Namun terkait perkembangan kasus tersebut, Argo mengatakan pihaknya masih butuh pendalaman.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.