Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Banyak Vaksin Terancam Kadaluwarsa

Banyak Vaksin Terancam Kadaluwarsa
Banyak Vaksin Terancam Kadaluwarsa

Penulis : Ratna Dewi

TVRINews, Banjarmasin

 

Dari hasil pengawasan BPKP Kalsel sebagai bagian dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalsel,  capaian vaksinasi Covid-19 di Kalsel belum memenuhi harapan Presiden dan sejumlah vaksin akan kadaluwarsa jika tidak digunakan.

Capaian tersebut masih di bawah capaian nasional, yaitu Dosis-1 sebanyak 90,65%, Dosis-2 sebanyak 67,04%, dan Dosis-3 sebanyak 3,94%. Sementara itu, stok vaksin yang akan kadaluwarsa di Kalsel pada 28 Februari 2022 sebanyak 132.760 dosis, yang termasuk tertinggi di Indonesia.

Per 19 Februari 2022, dari target 3161.137 jiwa penduduk Kalsel, realisasi vaksinasi Dosis-1 baru sebanyak 85,91% (2.715.201 jiwa), Dosis-2 sebanyak 49,50% (1.564.801), dan Dosis-3 ( booster ) sebanyak 3,15% (99.644).

Capaian ini menurut Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rudy M. Harahap masih di bawah capaian nasional.

“Stok Vaksin tersebut harus segera digunakan agar tidak merugikan keuangan negara.” Ungkap Rudy.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Kalsel M Muslim mengatakan, banyaknya vaksin yang terancam kadaluarsa tidak hanya terjadi di Kalsel, hal ini mengingat masa pakai vaksin khususnya Astrazenika yang pendek. Namun, ia optimis Kalsel dapat mengejar pemakaian stok vaksin untuk vaksin kedua dan booster melalui kegiatan vaksinasi yang semakin masif digelar diantaranya bekerjasama dengan TNI, Polri dan BIN.

Terlebih saat ini sudah bisa digunakan vaksin ke-2 berbeda dengan vaksin pertama sehingga stok vaksin dapat segera digunakan.

“Edaran terkait ini sudah ada dan terus kami sosialisasikan .“ Ungkap Muslim.

Saat ini sebanyak 7 dari 13 Kota/Kabupaten (54%) di Kalsel masuk kategori PPKM level 3, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Selain itu, 3 Kabupaten masuk kategori PPKM level 2, yaitu Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tabalong, dan Kabupaten Balangan. Hanya 3 Kabupaten yang masuk kategori PPKM level 1, yaitu Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Tanah Bumbu.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.