Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Penipuan Quotex, Istri dan Manajer Tersangka DS Mangkir dari Pemeriksaan

Penipuan Quotex, Istri dan Manajer Tersangka DS Mangkir dari Pemeriksaan
Penipuan Quotex, Istri dan Manajer Tersangka DS Mangkir dari Pemeriksaan

Penulis : Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta


Bareskrim Polri menjadwalkan ulang pemeriksaan dua saksi, istri dan manajer dari tersangka DS, dugaan penipuan investasi trading binary option melalui platform Quotex. 

"Hari ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan kembali terhadap 2 saksi, hingga total saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 28 orang saksi, " kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabag Penum Divisi Humas Polri, Senin (14/3) di Mabes Polri, Jakarta.

Lanjut, Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu untuk rincian 28 saksi tersebut yaitu, 20 orang saksi dan 8 saksi ahli (2 ahli bahasa, 3 ahli pidana, 2 ahli ITE, 1 ahli investasi).

"Sampai saat ini penyidik telah melakukan penyitaan barang atau aset milik DS," ujar gatot

Saat ini penyidik telah menyita aset milik tersangka DS, berupa kendaraan dan aset lainnya dengan nilai sebesar Rp60 miliar. 

Kendaraan roda empat milik tersangka DS yang disita yaitu, satu unit mobil lewat Porsche seri 911 Carrera 4s, dua unit Honda CR-V, dan satu unit Toyota Fortuner. 

Sedangkan kendaraan roda dua milik DS yang disita yaitu, dua unit Kawasaki Ninja, satu BMW, satu unit Ducati Superleggera, lima unit motor Yamaha Gear, satu unit motor KTM, dan satu unit motor MSI. 

Adapun aset lain milik tersangka DS yang disita yaitu, rumah di Bandung dan Soreang, Jawa Barat, jam tangan merek Hermes, baju, sepatu, dan celana dengan harga yang mahal. 

Penyidik juga menyita satu buah laptop macbook pro, satu buku tabungan atas nama DS, dua buku tabungan atas nama DNF, satu buah kartu debit, 20 buku terkait trading, dan tiga buah CPU. 

"Sampai saat ini penyidik telah melakukan penyitaan barang atau aset milik DS, dan terkait aliran dana milik tersangka penyidik sudah melakukan koordinasi tentunya dengan stakeholders untuk melakukan pemblokiran dana serta pemeriksaan terdapat hasil dari dana tstersebut," ucap Gatot.

Sebelumnya, tersangka DS ditangkap terkait dugaan kasus penipuan dan tindakan pidana pencucian uang, Undang-Undang ITE hingga KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.