Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Calon Penumpang di Bandara Internasional Lombok Tengah Pakai Surat PCR Palsu

Calon Penumpang di Bandara Internasional Lombok Tengah Pakai Surat PCR Palsu
Calon Penumpang di Bandara Internasional Lombok Tengah Pakai Surat PCR Palsu

Penulis: Sri Handayani

TVRINews, Lombok Tengah

Polres Lombok Tengah melakukan pengembangan penyelidikan kasus sindikat pembuatan surat PCR palsu. 

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Putu Indra Permana mengatakan sedang melakukan pengembangan terhadap DPO yang diduga menjadi perantara pembuatan surat keterangan PCR palsu. Selain itu proses tahapan penyelidikan juga sedang dilanjutkan dengan menelusuri pengguna jasa tersebut. Polisi menjamin telah mengantongi identitas penggunanya.

Fokus pengembangan juga menyasar terhadap penelusuran tempat pencetakan, penyedia alat surat yang diterbitkan dan pencarian barang bukti tambahan berupa formulir dan kebutuhan lainnya.

Berdasarkan keterangan sementara dari tersangka, harga satu lembar surat PCR palsu Rp500 ribu. 

“Satu tersangka masih DPO, sedang kami lakukan pengejaran,” kata Putu Indra, Minggu (25/7/2021). 

Sindikat pembuatan PCR palsu diamankan terdiri dari tiga pelaku merupakan pekerja di salah satu kafe di daerah Senggigi Lombok Barat.

Penangkapan ini dilakukan pada Jumat 23 Juli 2021 sekitar pukul 16:00 WITA oleh tim Puma Polres Lombok Tengah. 

Pelaku yang pertama kali diamankan yaitu seorang perempuan berinisial ARO merupakan calon penumpang di Bandara Internasional Lombok dan terbukti menggunakan surat keterangan PCR diduga palsu. 

Pelaku ketahuan menggunakan PCR palsu saat petugas KKP initial D petugas validator dokumen kesehatan di kantor KKP Bandara Internasional Lombok. 

Kejanggalan yang diperoleh, yaitu tidak adanya pengesahan dari pihak Rumah Sakit Universitas Mataram (Unram) sesuai dengan surat yang dibawa.

Dari penangkapan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan dan kemudian mengamankan dua orang lainnya dengan inisial PE yang berperan sebagai penyalur pembuatan surat PCR Palsu dan MF selaku pihak pembuat surat keterangan PCR palsu di rumahnya.

Barang bukti yang diamankan berupa surat keterangan hasil pemeriksaan PCR diduga palsu, hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Unram diduga HB palsu, satu unit komputer yang digunakan untuk membuat surat keterangan PCR palsu.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar