Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Klarifikasi PSSI atas Gagalnya Samuel Balinsa Berlaga di Liga Thailand

Klarifikasi PSSI atas Gagalnya Samuel Balinsa Berlaga di Liga Thailand
Peraih medali emas cabang sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 Samuel Balinsa batal merumput di Liga 2 Thailand tahun 2022 bersama Lampang FC.

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

 

Peraih medali emas cabang sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 Samuel Balinsa batal merumput di Liga 2 Thailand tahun 2022 bersama Lampang FC. Gagalnya pemain asal Papua ini menjadi perbincangan hangat netizen.

Banyak pihak dalam hal ini yang menyudutkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku federasi, sebab International Transfer Certificate (ITC) menjadi alasan utama Balinsa gagal berlaga di Thailand.

Dalam kasus ini, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengklarifikasi bahwa ITC untuk transfer Balinsa memang dikeluarkan oleh PSSI.  Namun, ia menegaskan bahwa ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC melakukan proses Transfer Matching System (TMS).

Setelah ditunggu hingga 7 Januari 2022 atau batas akhir pendaftaran pemain di Liga 2 Thailand, Yunus menegaskan bahwa PSSI tidak pernah menerima ITC untuk transfer Samuel Balinsa. 

"Jadi itu aturannya. ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC melakukan proses Transfer Matching System (TMS) dan kemudian dikirimkan ke PSSI. Kami sampai detik ini tidak pernah menerima itu. Jadi bagaimana kami mau mengeluarkan ITC," kata Yunus, Selasa (11/01/2022).

Menurut Yunus, kesalahan utama terletak pada klub Lampang FC yang gagal mengurus TMS yang seharusnya dilaporkan ke Federasi Sepakbola Thailand, baru kemudian setelah selesai diteruskan ke PSSI untuk ditindaklanjuti.

"Jadi jangan menyalahkan PSSI. Bukan PSSI menghambat atau menghalang-halangi sang pemain. Tetapi, semua itu ada aturan dan administrasinya," tutur Yunus.

Sementara itu, Lampang FC telah meminta maaf terkait kasus ini dan mengakui bahwa kesalahan ada pada pihaknya. Berkaitan dengan hal tersebut, Lampang FC menyampaikan pernyataan resmi, berikut isinya.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kami menginformasikan bahwa terdapat kesalahan pada proses pendaftaran pemain Lampang FC. 

Kesalahan itu berkaitan dengan aplikasi ITC yang paling lambat harus dipenuhi 7 Januari 2022. Namun, dokumen itu tidak dapat diselesaikan sampai batas waktu tersebut. 

Akibatnya, transfer Balinsa tidak akan selesai sepenuhnya dan tidak bisa didaftarkan musim ini. 

Saya selaku Presiden Lampang FC dan manajemen tim mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Saya benar-benar minta maaf atas kekecewaaan ini bagi kedua belah pihak."


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.