Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Internasional

  • 0 Komentar

Perayaan Jumat Agung, Israel-Palestina Mulai Babak Baru Bentrokan di Yerusalem

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Yerusalem 

Umat Nasrani di seluruh dunia hari ini, Jumat (15/4) merayakan wafatnya Isa Almasih atau kerap kali disebut juga sebagai Jumat Agung. Namun, perayaan yang seharusnya berlangsung hikmat ini justru tercoreng di Kota Yerusalem.

Bentrok antara warga Palestina dengan kepolisian Israel di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem, Jumat (15/4) tak terhindarkan. Akibat dari insiden ini, 152 warga Palestina terluka. Sebagian besar warga yang terluka disebabkan oleh peluru karet, granat kejut, dan pemukulan dengan tongkat oleh polisi. 

Baca Juga: Kemenkes : Sub Varian Baru Covid-19 XE, XD, XF Belum Terdeteksi di Indonesia

Dalam sebuah pernyataan, polisi Israel mengatakan ratusan warga Palestina melemparkan petasan dan batu ke arah pasukan mereka dan menuju area sholat Yahudi di Tembok Barat di Kota Tua setelah Sholat subuh Ramadhan.

Kemudian, polisi memasuki kompleks Al-Aqsa untuk membubarkan dan mendorong kembali kerumunan dan memungkinkan jamaah lainnya meninggalkan tempat itu dengan aman. Tiga petugas disebut terluka dalam bentrokan tersebut. Polisi pun menahan ratusan warga Palestina

"Kami sedang bekerja untuk memulihkan ketenangan di Temple Mount dan di seluruh Israel. Di samping itu, kami sedang mempersiapkan skenario apa pun dan pasukan keamanan siap untuk tugas apa pun," kata Naftali Bennett, Juru bicara Perdana Menteri Israel, Jumat (15/4/2022).

Sementara, Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk kekerasan yang terjadi di Al-Aqsa dan pihaknya menuntut Israel bertanggung jawab penuh dan langsung atas kejahatan ini dan konsekuensinya.

Insiden ini memperpanjang babak baru konflik kekerasan yang telah menimbulkan kekhawatiran yang lebih luas. Mirisnya lagi, konflik ini terjadi pada situasi dan lokasi yang paling sensitif dalam konflik Israel-Palestina telah berlangsung beberapa generasi.

Keadaan ini membuat pasukan keamanan Israel dalam siaga tinggi usai menghadapi serangkaian serangan jalanan Arab yang mematikan di seluruh negeri selama dua minggu terakhir. 

Konfrontasi di Kompleks Al-Aqsha, di Kota Tua, Yerusalem menimbulkan risiko memicu kemunduran, perang semakin meluas seperti perang Gaza tahun lalu.

Kompleks Al-Aqsa sendiri terletak di atas dataran tinggi Kota Tua, Yerusalem Timur, yang direbut oleh Israel dalam perang Timur Tengah 1967, dan dikenal oleh umat Muslim sebagai al-Haram al-Sharif, atau Tempat Suci, dan bagi orang Yahudi sebagai Kuil Gunung.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.