Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Tingkatkan Prestasi Olahraga, NOC Indonesia Buka Pintu Diplomasi Internasional dengan Tajikistan

Tingkatkan Prestasi Olahraga, NOC Indonesia Buka Pintu Diplomasi Internasional dengan Tajikistan
Foto : Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Komite Eksekutif Jadi Rajagukguk, dan Wakil Sekjen IV Daniel Loy berfoto bersama pengurus NOC Tajikistan

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Tajikistan
Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) membuka peluang kolaborasi dengan Tajikistan untuk meningkatkan prestasi olahraga  melalui diplomasi internasional dengan Komite Olimpiade Nasional (NOC) Tajikistan dan Federasi Balap Sepeda Tajikistan. 

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyatakan kerja sama ini merupakan bagian dari Indonesia Olympic Champions Program yang tengah NOC gencarkan sejak akhir tahun lalu. Tujuannya untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah dunia karena memang fokus NOC Indonesia bekerja untuk atlet dan cabang olahraga.

Kerja sama yang dibangun NOC Indonesia tertuang dalam letter of intent dengan NOC Tajikistan dan Federasi Balap Sepeda Tajikistan. Diplomasi internasional yang dijalankan NOC Indonesia ini searah dengan peran NOC yang tertuang dalam poin 2.3 Olympic Charter (Piagam Olimpiade) yakni mendorong perkembangan high performance olahraga begitu juga sport for all.

Okto sapaan akrab dari Raja Sapta Oktohari menjelaskan kerja sama dengan NOC Tajikistan meliputi rencana kedua negara untuk saling mendukung di beberapa pembinaan cabang olahraga (cabor). 

“Mereka concern untuk memberikan atlet-atlet kita pengalaman dan pelatihan di cabor judo dan gulat. Seperti kita ketahui, kedua cabor ini juga merupakan kategori olympic sport dan memang pemerintah juga memiliki concern yang sama, yakni Olimpiade,” kata Okto, Rabu (6/4/2022).

Sementara itu, Okto juga membuka pintu kerja sama dengan Federasi Balap Sepeda Tajikistan terkait pelatihan bagi atlet-atlet kedua negara. Tajikistan menawarkan tempat pelatihan untuk disiplin jalan raya dan MTB. 

Kemudian, Indonesia menawarkan pelatihan untuk disiplin BMX dan velodrome. Terlebih, Indonesia memiliki velodrome kelas dunia yang tengah diajukan menjadi satelit pelatihan balap sepeda Asia Tenggara kepada Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI).


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.