Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Olahraga

  • 0 Komentar

Shin Tae-yong Sesali 3 Kartu Merah Pemain Indonesia di Penghujung Laga

Shin Tae-yong Sesali 3 Kartu Merah Pemain Indonesia di Penghujung Laga
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Nam Dinh


Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia terpaksa harus mengubur mimpi untuk meraih medali emas cabang olahraga sepak bola di ajang SEA Games 2021 Vietnam.

Skuad Garuda Muda harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor tipis 0-1 pada babak semifinal yang berlangsung di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5).

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menerima hasil kekalahan dan menilai Thailand pantas menang, karena para pemainnya tidak bisa menunjukkan permainan seperti yang diharapkan. Ia merasa perlu ada perbaikan untuk timnya. Namun, ia mengaku tidak kecewa dengan performa para pemainnya.

"Indonesia tidak mendapat servis dari Asnawi Mangkualam karena akumulasi kartu. Ini pemain dengan pengaruh besar di tim. Absennya dia membuat semangat Indonesia agak terpengaruh dan gagal." kata Shin dalam jumpa pers usai pertandingan, Kamis (19/5/2022).

Laga yang sebenarnya berlangsung sangat sengit ini, tercoreng dengan empat kartu merah muncul di menit-menit terakhir, tiga di antaranya ditunjukan untuk Indonesia. Ia pun menyesal para pemain tidak bisa menjaga ketenangan mereka dan terjadi bentrokan dan reaksi keras.

"Saya merasa kasihan ketika para pemain harus menerima kartu kuning, kartu merah. Para pemain tidak menunjukkan (jiwa) kesatriaan," ujar Shin.

Indonesia masih memiliki satu pertandingan lagi di SEA Games 2021 Vietnam ini untuk memperebutkan medali perunggu. Indonesia akan bertemu Malaysia setelah Negeri Jiran itu harus tunduk 0 - 1 atas tuan rumah Vietnam.

"Saya juga tidak tahu bagaimana menghadapi pemain, yang dikartu merah dan cedera. Namun, saya berjanji Indonesia U23 akan melakukan yang terbaik di pertandingan terakhir," tutur Shin.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.