Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Israel Berusaha Merayu Indonesia Lewat IPU Ke-144 di Nusa Dua Bali

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Bali
Israel lagi-lagi mengungkapkan hasratnya yang ingin menjalin hubungan diplomatik dengan sejumlah negara Arab dan mayoritas Muslim termasuk Indonesia.

Pekan ini dalam Sidang Majelis Ke-144 Inter-Parliamentary Union (IPU) di BICC, Nusa Dua, Bali, Israel kembali merayu Indonesia untuk menjalin hubungan diplomatik.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, mengatakan bahwa delegasi Parlemen Israel dalam beberapa kesempatan kerap kali menghampiri dirinya dan mengajak bertemu.

“Kemarin saya didatangi (Parlemen Israel). Saya bilang, no (tidak). Kita berbicara melalui IPU atau UN (Perserikatan Bangsa-Bangsa) saja,” kata Mardani menceritakan isi percakapannya dengan delegasi Israel, seusai sidang IPU ke-144 di Bali, Kamis (24/3/2022).

Mardani menegaskan sejak dulu Indonesia tidak pernah mengakui Israel sebagai negara, sebelum pihak tersebut menyepakati solusi dua negara (two-state solution).

“Mereka datang atas nama IPU, karena ini acara IPU. Kita sebagai host (tuan rumah) punya kewajiban (menerima). Jadi, kami tolak klaim official visit Israel. Itu klaim sepihak,” ujar Mardani.

Seperti diketahui, Israel sangat ingin menjalin hubungan diplomatik dengan sejumlah negara Arab dan mayoritas Muslim termasuk Indonesia hingga Arab Saudi.

Keinginan itu semakin memuncak setelah Israel, yang dibantu Amerika Serikat, berhasil rujuk dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, Maroko pada 2020 lalu, sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Abraham.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengungkap salah satu alasannya karena Israel berupaya memperluas Perjanjian Abraham itu dengan negara-negara lain selain empat negara tersebut. 

Selain Arab Saudi, salah satu negara yang Israel tengah bidik adalah Indonesia.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.