Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Jadi Investor Terbesar di Tanah Air, Indonesia Teken Kerja Sama Pemulihan Ekonomi dengan Singapura 

Jadi Investor Terbesar di Tanah Air, Indonesia Teken Kerja Sama Pemulihan Ekonomi dengan Singapura 
Jadi Investor Terbesar di Tanah Air, Indonesia Teken Kerja Sama Pemulihan Ekonomi dengan Singapura 

Penulis: Christhoper Natanael Raja

 

 

TVRINews, Bintan

 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/01/2022).

 

 

Pertemuan kedua kepala negara tersebut sebagai upaya penguatan kerja sama bilateral di berbagai bidang, terutama di bidang ekonomi, dan saling bertukar pandangan mengenai berbagai isu.

 

 

Penguatan kerja sama pemulihan ekonomi menjadi perbincangan utama dalam pertemuan ini. Kepala Negara menyebutkan Singapura merupakan investor terbesar di Indonesia dengan nilai investasi 7,3 miliar US Dollar dalam interval waktu Januari sampai September 2021 lalu.

 

 

"Pertemuan retreat mencatat adanya investasi baru senilai 9,2 miliar US Dollar, antara lain di bidang energi baru terbarukan di sekitar Batam serta Pulau Sumba dan Manggarai Barat, NTT, serta pembangunan hub logistik di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Jokowi dalam pernyataan pers yang ditayangkan secara virtual, Selasa (25/01/2022).

 

 

Jokowi menyebutkan investasi di bidang energi akan terus menjadi prioritas pemerintah Indonesia dalam rangka memajukan ekonomi hijau dan berkelanjutan. Untuk mendukung iklim investasi hijau, telah ditandatangani MoU kerja sama energi dan MoU kerja sama green and circular economy development.

 

 

Demi menjaga stabilitas finansial dan moneter untuk mendukung pemulihan ekonomi, Jokowi menyampaikan juga telah menandatangani beberapa kerja sama, antara lain MoU kerja sama keuangan dan pada November 2021 kerja sama local currency bilateral swap agreement dan bilateral repo line telah diperpanjang satu tahun. 

 

 

"Saya juga berharap agar MoU antara bank sentral terkait inovasi pembayaran, anti pencucian uang, dan pencegahan pendanaan terorisme dapat segera ditandatangani," ujar Jokowi.

 

 

Untuk mendukung mobilitas manusia yang aman, kedua negara sedang memfinalisasi kerja sama pengakuan vaksin dan penyelarasan interoperabilitas platform pelacakan dan perlindungan yang dimiliki kedua negara.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.