Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Metro

  • 0 Komentar

Banjir Bandang di Kabupaten Gorontalo, Anak Meninggal dan Ibu Masih Dalam Pencarian

Banjir Bandang di Kabupaten Gorontalo, Anak Meninggal dan Ibu Masih Dalam Pencarian
Menurut Sumanti, kedua korban hanyut setelah mereka mencoba menyelamatkan diri akibat rumahnya dekat dengan bantaran sungai diterjang banjir bandang.

Penulis: Zuhafidz Tadore
TVRINews, Kabupaten Gorontalo


Banjir bandang yang meluas hingga  empat Kecamatan di Kabupaten Gorontalo, yaitu Kecamatan Limboto Barat, Tiibawa, Tabongo dan Kecamatan Bongomeme mengakibatkan dua warga menjadi korban. 

Korban adalah ibu dan anak warga Desa Daenaa Kecamatan Limboto Barat. 

Menurut informasi terkini dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Gorontalo Sumanti Maku, sang anak bernama Andi (9) ditemukan meninggal setelah terseret banjir. Sementara si ibu Rita Jali (35) masih dicari tim SAR gabungan. 

Menurut Sumanti, kedua korban hanyut setelah mereka mencoba menyelamatkan diri akibat rumahnya dekat dengan bantaran sungai diterjang banjir bandang. 

Sumanti Maku menambahkan, banjir yang terjadi selain akibat intensitas curah hujan cukup tinggi, juga diakibatkan kondisi wilayah atau pusat air di hulu rusak. Sehingga jika hujan dengan intensitas sedang wilayah ini berpotensi banjir. 

Warga terdampak kurang lebih 30 ribu jiwa, dan BPBD setempat membuka posko pengungsian di lokasi Kantor BPBD dan Brimob Tibawa. 

BPBD dan pihak terkait mengevakuasi 200 santri, karena tidak memiliki tempat pengungsian. Sejumlah bantuan berupa makanan siap saji telah disediakan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar