Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Hukum

  • 0 Komentar

Dirut BUMDES Anak Negeri Pasar Bantal Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi PPID-PEL Tahun 2019

Dirut BUMDES Anak Negeri Pasar Bantal Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi PPID-PEL Tahun 2019
Dirut BUMDES Anak Negeri Pasar Bantal Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi PPID-PEL Tahun 2019

Penulis: Agus Topo

TVRINews, Kab. Mukomuko 

Polres Mukomuko telah menetapkan AS selaku Dirut BUMDES Anak Negeri Pasar Bantal sebagai tersangka kasus dugaan korupsi program bantuan pilot inkubasi inovasi desa pengembangan ekonomi lokal (PPID-PEL) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2019.

Kapolres Mukomuko AKBP Nuswanto menyampaikan dalam kasus ini telah didapat dua alat bukti kuat dari tim penyidik. Tersangka diduga tidak bekerja sesuai prosedur teknis operasional dalam mengerjakan pengolahan ikan runca menjadi tepung ikan dengan total anggaran sebesar Rp1 Miliar. Selain Itu, AS juga di duga melakukan mark up dan membuat laporan fiktif terkait proyek tersebut.

Baca Juga: Lukas Enembe Tak Kunjung Hadiri Pemeriksaan, KPK Duga Ada Provokator

"Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti, tersangka AS selaku Dirut BUMDES Anak Negeri Pasar Bantal dinilai bekerja tidak sesuai prosedur teknis operasional. Sehingga, pekerjaan pengolahan ikan runca menjadi tepung Ikan dengan total anggaran sebesar Rp 1 miliar menimbulkan kerugian keuangan negara hingga Rp494 juta," kata Nuswanto, Sabtu (1/10).

Sejauh penyidikan yang dilakukan, Tim Penyidik Tipikor Polres Mukomuko telah melakukan penyitaan sejunlah barang bukti antara lain, rancangan usaha kerja, SK BUMDES, SK TPKK, Rekening TPKK, Invoice Nota pembelian dan pencaiaran barang.

Baca Juga: Gempa M 6.0 Guncang Tapanuli Utara, Satu Orang Meninggal Dunia

Ia menambahkan setelah pemeriksaan sebagai tersangka, AS langsung ditahan selama 20 hari kedepan dan terhadap yang bersangkutan dijerat pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 dan atau Pasal 9 Undang-Undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tipikor. 

“Selain itu, tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi PPIP PEL tahun 2019 tidak berhenti satu tersangka dan pasti akan bertambah," ujar Nuswanto.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.