Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Melepas Liarkan 1.000 Ekor Ikan Lestarikan Situ Sangiang

Melepas Liarkan 1.000 Ekor Ikan Lestarikan Situ Sangiang
Upaya pelestarian ekosistem air tawar terus di galakan Cagar Budaya Talaga Manggung, Kabupaten Majalengka, di Situ Sangiang, Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Minggu (9/1/2022).

Penulis : Edwar Ruspendi

TVRINews, Majalengka

 

Upaya pelestarian ekosistem air tawar terus di galakan Cagar Budaya Talaga Manggung, Kabupaten Majalengka, di Situ Sangiang, Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Minggu (9/1/2022).

Kegiatan tahunan, sekaligus memperingati setahun meninggalnya Nyai Raden Rara Ayu Padnalarang, Ratu Sepuh Ing Ngalaga Pemangku Tahta Kerajaan Talaga dengan melepas liarkan 1.000 ekor ikan mas merah, lele putih dan nila hitam.

Ekosistem air tawar di Situ Sangiang yang sudah terjaga dari tangan-tangan jahil, kini ikan-ikan tersebut tumbuh dan berkembang biak sejalan dengan tanaman yang berfungsi menjaga kesejukan dan keindahan alam di sekitarnya.

Pranata Budaya Talaga Manggung Asep Asdha Singhawinata menjelaskan, masyarakat Kabupaten Majalengka dan luar kabupaten membiarkan ekosistem di wilayah itu tetap terjaga.

“Ini merupakan salah bentuk kecintaan kami pada alam,” kata Asep.

Dan kebetulan ada momen kesana, kami beserta rombongan dari Dewan Wihara Cirebon Napak Tilas ke lokasi tersebut.

Selain dari Dewan Wihara umat Budha Cirebon, rombongan juga disertai Majelis Shalawat Bumi Ageung Talaga karena pada sore ini akan dilakukan haul tausyiah dan doa bersama Majelis Shalawat Bumi Ageung Talaga bersama masyarakat sekitar.

Sementara Ketua Dewan Wihara Dewi Welas Asih Cirebon, Richard membenarkan kegiatannya ke lokasi tersebut untuk mengenang perjalanan agama dan budaya di wilayah Talaga pada masa lampau.

Dimana, lanjut Richard di wilayah Talaga pernah tersebar agama Budha sekitar abad ke 13.

“Kami ingin ke Talaga melihat tanah leluhur dan merupakan bakti kami,” tutur Richard.

Sedikitnya 15 orang dari budayawan Talaga, dan 20 orang majelis dzikir mendampingi perjalanan rohani dewan wihara umat Budha Cirebon ke Situ Sangiang, pada Minggu sekitar pukul 12.00 WIB.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.