Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Metro

  • 0 Komentar

Toleransi Antarumat Beragama di Hari Raya Galungan

Toleransi Antarumat Beragama di Hari Raya Galungan
Anggota Banser berbagi tugas dengan Pecalang, Bhabinkamtibmas dan Babinsa mengamankan jalannya persembahyangan.

Penulis: Jimmy Mulyadi
TVRINews, Jembrana

Sebagai wujud dari toleransi saling menghormati dan menghargai antarumat beragama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) ranting Desa Banyubiru, Kabupaten Jembrana, Bali ikut  menjadi bagian dari pengamanan persembahyangan Hari Raya Galungan.

Anggota Banser berbagi tugas dengan Pecalang, Bhabinkamtibmas dan Babinsa mengamankan jalannya persembahyangan. 

Anggota Banser bertugas mengatur lalu lintas dan menyeberangkan Krama Hindu yang akan bersembahyang ke Pura, sementara Pecalang berada di sekitar Pura. 

Pimpinan ranting Banser Desa Banyubiru Syaiful Mujab mengatakan, kolaborasi pengamanan bersama Pecalang dan aparat keamanan merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun temurun. Seperti pengamanan persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh dan Pura Delem Desa Banyubiru Jembrana.

“Alhamdulilah harmonis kami dengan Pecalang.Ketika Hari Idul Fitri maupun Idul Adha, Pecalang ikut membantu keamanan dan sesekali Pecalang ikut dalam acara Maulid Nabi,” jelas Syaiful Mujab.

Saiful Mujab berharap, generasi muda khususnya di Kabupaten Jembrana yang  penduduknya heterogen tetap menjaga keharmonisan antarumat beragama, saling menghormati dan menghargai. 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar