Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Penjual Tabung Gas Oksigen dengan Harga Dua Kali Lipat dari HET

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Penjual Tabung Gas Oksigen dengan Harga Dua Kali Lipat dari HET
Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Penjual Tabung Gas Oksigen dengan Harga Dua Kali Lipat dari HET

Penulis: Riana Rizkia

TVRINews, Jakarta

Polri terus mengawasi penjualan obat-obatan dan tabung gas oksigen di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya kedua barang tersebut sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. 

Pemerintah juga telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET), namun kenyataannya masih banyak oknum tidak bertanggung jawab yang mencoba meraup keuntungan lebih. 

Dalam pengawasannya, Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap perusahaan importir di Harco Mangga Dua, Sawah Besar yang menjual tabung gas oksigen dengan harga dua kali lipat dari HET yang telah ditetapkan. 

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Prasetyo mengatakan dua orang dari perusahaan tersebut sudah ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, dan ditetapkan sebagai tersangka. 

Prasetyo menyebut mereka RDP seorang perempuan dan WA seorang laki-laki. 

"Terduga tersangka merupakan distributor sekaligus importir dari tabung ataupun barang yang kita amankan ini. Nanti kami akan lakukan pendalaman terkait dengan importasi tabung-tabung tersebut," jelas Prasetyo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (15/7/2021).

Pengungkapan kasus berawal dari adanya laporan warga yang menyebut bahwa harga tabung gas dari distributor melambung tinggi. Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung menggerebek perusahaan tabung gas oksigen tersebut. 

"Di lokasi tersebut kita temukan banyak tabung oksigen dan setelah kita cek harganya 2 kali lipat dari HET," katanya. 

Diketahui bahwa para pelaku sudah menjalani usaha ini sejak 1,5 tahun, dan baru dua bulan terakhir mereka menaikan harga hingga dua kali lipat. 

Atas perbuatannya, kedua pelaku dipersangkakan Undang-Undang No 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-Undang No 8 Tahun 199 tentang Perlindungan Konsumen. Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti 166 buah tabung oksigen ukuran 1 meter kubik hingga 2 meter kubik serta 126 buah regulator.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.