Trending

  • Minggu, 27 November 2022

Metro

  • 0 Komentar

Arist Merdeka Sirait Minta Pelaku Penganiayaan Bocah di Kabupaten Tangerang Dihukum Berat

Arist Merdeka Sirait Minta Pelaku Penganiayaan Bocah di Kabupaten Tangerang Dihukum Berat
Arist Merdeka Sirait Minta Pelaku Penganiayaan Bocah di Kabupaten Tangerang Dihukum Berat

Penulis : Dadan Hardian

TVRINews, Tangerang

Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak mengutuk keras kasus penganiayaan terhadap ZAR bocah berusia 2 tahun 4 bulan di Kabupaten Tangerang yang videonya viral di media sosial (medsos). Dan berharap pelaku dapat dihukum seberat-beratnya

“Perbuatan pelaku warga Kampung Malang Tengah, Sindang sono, Kabupaten Tangerang merupakan tindakan tidak beradab. Semua orang dapat dipastikan tidak dapat mentoleransi perbuatan keji tersebut. Apalagi itu dilakukan terhadap anak balita yang yang sungguh-sungguh tidak mampu membela dirinya,” ujar Arist Merdeka Sirait, Rabu (17/3/2021).

Sementara Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mendatangi kediaman ZAR untuk membawanya menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Modern Hospital.

ZAR akan menjalani rontgen dan pemeriksaan CT Scan.

“Kita akan rawat korban sampai sembuh serta akan melaksanakan Trauma Healing untuk mengatasi gangguan psikologis anak,” ucap AKBP Wahyu.

Berdasarkan keterangan kepada Penyidik Polresta Tangerang, Angga Santana Dewa (27) sengaja merekam sendiri menggunakan handphonenya, lima video penyiksaan terhadap korban.

Semua tindakan kekerasan anak tersebut dilakukan dan direkam Angga Santana pada 28 Februari 2021 di rumah tersangka di Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Hari itu, Angga mengajak ZAR ke rumahnya setelah mengantar AW, pacarnya bekerja. AW merupakan bibi korban.

Sesampai di rumahnya Angga tertidur dan terbangun oleh tangisan bocah itu. Karena bocah itu terus menangis, tersangka memberikan ponselnya agar korban diam. Namun, korban tetap menangis dan membanting HP tersebut. Dari sinilah terjadi kekerasan.

Hampir dua bulan berlalu, AW baru mengetahui video penganiayaan keponakannya dan melaporkannya kepada orangtua korban yang merupakan kakak kandungnya.

Orangtua korban melapor ke Polresta Kota Tangerang. Pada 15 Maret 2021 tersangka ditangkap di rumahnya.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.