Trending

  • Selasa, 29 November 2022

Metro

  • 0 Komentar

Banjir Bandang di Kabupaten Malang, Dua Warga Meninggal 

Banjir Bandang di Kabupaten  Malang, Dua Warga Meninggal 
Satu unit jembatan dilaporkan rusak berat yang menyebabkan akses jalan terganggu genangan lumpur yang terbawa aliran banjir bandang.

Penulis: Eggi Paksha

TVRINews, Kabupaten Malang

Tak hanya di Kota Batu, banjir bandang juga menerjang Kabupaten Malang, Jawa Timur, setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut pada Kamis (4/11) kemarin.

Selain dipicu faktor cuaca, banjir bandang diduga terjadi karena adanya penyumbatan material sampah kayu dan tumpukan bambu di hulu Sungai Susuh hingga setinggi kurang lebih 20 meter.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, banjir bandang menyebabkan dua warga meninggal dunia dan saat ini masih dalam tahap identifikasi.

Berdasarkan penilaian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disampaikan Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, banjir bandang tersebut berdampak di empat desa yang masuk dalam tiga wilayah kecamatan. 

Adapun rinciannya adalah Desa Tegalgondo di Kecamatan Karangploso, Desa Sidomulyo di Kecamatan Batu, Desa Tawangargo dan Desa Giripurno di Kecamatan Bumiaji.

Satu unit jembatan dilaporkan rusak berat yang menyebabkan akses jalan terganggu genangan lumpur yang terbawa aliran banjir bandang.

Dalam rangka percepatan penanganan bencana, tim BPBD Kabupaten Malang telah berkoordinasi dengan lintas instansi terkait dan melakukan kaji cepat. Selain itu, tim juga bergotong-royong melakukan pembersihan material lumpur yang menutupi jalan di Desa Sidomulyo dan jalan bukit berbunga wilayah Kota Batu menggunakan alat berat.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca yang menyatakan hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Timur sampai hari ini (5/11). 

Menyikapi hal itu, BPBD Provinsi Jawa Timur mengeluarkan peringatan dini kepada seluruh pemangku kebijakan agar segera mengambil upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas masyarakat.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.