Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Tagihan BLBI Rp 110,45 Triliun dari Pidana ke Perdata

Tagihan BLBI Rp 110,45 Triliun dari Pidana ke Perdata
Tagihan BLBI Rp 110,45 Triliun dari Pidana ke Perdata

Penulis : Agus S. Riyanto

Infografis: Siddiq Prawiro Aji

TVRINews, Jakarta

Drama Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) belum selesai. Kucuran dana sebesar Rp 147,7 triliun kepada 48 bank masih berlanjut hingga kini.

Terbaru, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI pada 6 April 2021.

Ini dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas kasus BLBI Sjamsul dan Itjih Nursalim pada 1 April 2021.

Kasus ini pun berubah dari pidana menjadi perdata. Artinya, penerima dana BLBI akan ditagih secara perdata oleh pemerintah. Nilainya Rp 110,45 triliun.

“Hitungan terakhir per hari ini, tagihan utang dari BLBI ini sebesar Rp110,45 triliun,“ kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. dalam keterangan pers secara virtual, Kamis (15/4/2021).

 

 


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.