Trending

  • Rabu, 29 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kisah Mengharukan, Aiptu Dedi Umbulado Bantu Lansia Sakit di Gubuk Reot 

Kisah Mengharukan, Aiptu Dedi Umbulado Bantu Lansia Sakit di Gubuk Reot 
Foto: Jalani Perawatan

Penulis: Nyongky Malelak 

TVRINews, Kupang

Seorang Polisi di wilayah hukum Polsek Rote Timur, Polres Rote Ndao, secara ikhlas membantu pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia (Lansia) Abner Kay (85) dan Rosalin Toko (84). 

Pasangan suami istri lansia ini tinggal di sebuah rumah reot berukuran 3 X 4 meter. 

Selain kondisi rumah yang tidak layak huni, nenek Rosalin juga menderita luka di bagian kaki yang cukup parah. 

Sakit yang diderita nenek sudah lebih dari satu tahun. Namun karena keterbasan ekonomi, nenek Rosalin tidak pernah berobat ke rumah sakit.  

Luka yang diderita nenek Rosalin makin membesar hingga membuatnya tidak bisa berjalan. Derita pasutri Lansia ini makin lengkap. 

Kondisi pasutri kurang beruntung ini diketahui Aipda Dedi Umbulado. Seorang polisi yang bertugas sebagai Kanit Intel di Polsek Rote Timur. 

Saat mengetahui lokasi rumah nenek Rosalin, Aipda Dedi langsung mendatanginya untuk berbagi cerita dan sedikit sembako. 

Saat berada di gubuk reot kakek Abner dan nenek Rosalin, tidak terasa air mata Aipda Dedi jatuh melihat kondisi pasutri Lansia ini. 

Terlebih saat melihat nenek Rosalin yang meringis kesakitan akibat luka pada kaki yang sangat menyiksa. 

Kala itu, Aipda Dedi bergegas pulang dan langsung menuju Puskesmas untuk meminta bantuan perawat dan dokter untuk mengobati nenek Rosalin. 

Para tenaga kesehatan di Puskesmas Eahun tidak keberatan. Mereka mendatangi rumah Lansia tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan. 

Namun, melihat kondisi nenek Rosalin sudah sangat parah, akhirnya mereka memutuskan untuk membawa nenek ke Puskesmas untuk perawatan lebih intensif. 

"Saya melakukan ini semua karena rasa prihatin dan peduli atas apa yg di alami oleh oma Rosalin dan opa Abner," kata Aiptu Dedi Umbulado, saat dikonfirmasi TVRINews, Minggu (24/4/2022). 

Selain itu, menurut Aipda Dedi Umbulado, apa yang dilakukan seturut dengan amanat almarhum ayahnya. 

"Almarhum bapak semasa hidupnya berpesan, kalau sudah jadi "orang" harus bisa berguna, harus ada sifat kasih dalam diri. Utamakan kasih, baik dalam tugas maupun dalam hidup bermasyarakat," kenang Aipda Dedi Umbulado. 

Dia sadar, bahwa apa yang dilakukan tidak seberapa, namun Ia berjanji akan terus melakukan hal - hal sederhana yang bisa membuat Paautri Lansia ini terus tersenyum. 

"Saya akan tetap melakukan segala upaya untuk opa dan Oma bisa tetap tersenyum di hari tuanya," tuturnya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.