Trending

  • Senin, 30 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Seorang Penyanyi Folk Afghanistan Dibunuh Taliban

Seorang Penyanyi Folk Afghanistan Dibunuh Taliban
Seorang Penyanyi Folk Afghanistan Dibunuh Taliban

Penulis: Aulia Zita

TVRINews, Afghanistan

Seorang penyanyi folk Afghanistan, Fawad Andarabi, diseret dari rumahnya dan dibunuh oleh Taliban di provinsi pegunungan yang bergolak di utara Kabul pada Jumat (27/8/2021), seorang wartawan lokal mengatakan kepada CNN.

Putranya, Jawad, mengatakan kepada The Associated Press bahwa penyanyi itu ditembak di kepala di pertanian keluarga di Lembah Andarab di provinsi Baghlan utara.

"Dia tidak bersalah, penyanyi yang hanya menghibur orang," kata putranya dilansir dari AP.

CNN dan AP belum secara independen mengkonfirmasi keadaan seputar pembunuhan penyanyi itu, tetapi mantan Menteri Dalam Negeri Afghanistan Massoud Andarabi, yang juga berasal dari distrik yang disebutkan namanya, berbicara di depan umum tentang kematiannya.

"Kebrutalan Taliban berlanjut di Andarab. Hari ini mereka secara brutal membunuh penyanyi folkloric, Fawad Andarabi yang hanya membawa kegembiraan bagi lembah ini dan orang-orangnya," tulisnya di akun Twitter nya pada Sabtu (28/8/2021) 

Pembunuhan itu telah menimbulkan kekhawatiran tentang kembalinya aturan-aturan keras yang diberlakukan Taliban ketika terakhir kali menguasai Afghanistan, dari tahun 1996 hingga 2001. Selama waktu itu, Taliban melarang sebagian besar bentuk musik karena dianggap haram.

Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times Rabu, juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengatakan musik dilarang dalam Islam. Ketika ditanya apakah itu akan sekali lagi dilarang di depan umum di Afghanistan. Dia menambahkan bahwa Taliban berharap bisa membujuk orang untuk tidak melakukan hal seperti itu, bukannya menekan mereka. 

Lembah Andarab terletak di sebelah Lembah Panjshir, 90 mil utara Kabul, di mana pertempuran sporadis antara Taliban dan koalisi bersenjata milisi utara yang dikenal sebagai Aliansi Utara telah berlangsung sejak pekan lalu. Beberapa pertempuran baru-baru ini juga terjadi di distrik-distrik Lembah Andarab.

Komandan Taliban mengatakan kepada CNN bahwa kesepakatan telah dibuat untuk menghentikan tindakan ofensif, namun Aliansi Utara belum berkomentar secara langsung.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.