Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Metro

  • 0 Komentar

Akibat Gelombang Tinggi Nelayan Sungai Kakap Kubu Raya Hampir Dua Bulan Tidak Melaut

Akibat Gelombang Tinggi Nelayan Sungai Kakap Kubu Raya Hampir Dua Bulan Tidak Melaut
Dampak dari ombak tinggi, banyak nelayan di Kabupaten Kubu Raya tidak turun melaut.

Penulis: Darius Tarigan
TVRINews, Kubu Raya

 

Dampak dari ombak tinggi, banyak nelayan di Kabupaten Kubu Raya tidak turun melaut. Sebagian nelayan di Kecamatan Sungai Kakap sudah hampir dua bulan tidak melaut karena cuaca cukup ekstrem.

Berdasarkan pantauan TVRINews.com di dermaga Sungai Kakap, puluhan kapal tangkap cumi dan beberapa kapal nelayan masih tertambat sejak satu bulan lalu. Para nelayan tidak turun melaut karena masih mempertimbangkan keselamatan diri jika dipaksakan menangkap ikan. Diketahui sebelumnya pernah terjadi tragedi puluhan kapal nelayan yang diterjang ombak dan hal tersebut sangat beresiko bagi keselamatan nelayan.

Seperti yang dipaparkan Johan, nelayan Sungai Kakap mengaku dirinya bersama timnya sudah sejak bulan desember tidak melaut karena ombak mencapai ketinggian empat meter. Untuk memenuhi kebutuhan karena tidak dapat menangkap ikan, sebagian besar nelayan mencari pekerjaan sampingan serta memanfaatkan waktunya untuk memperbaiki peralatan tangkap ikannya seperti jala dan mesin perahu motor. Ia menjelaskan belum mengetahui kapan mereka dapat menangkap ikan kembali kelaut.

“Kemarin itu kan banyak juga yang kecelakaan kapal kapal nelayan, sudah ada puluhanlah. Ada juga yang nekad-nekad kalo sudah kebutuhan mendesak, tapi narik dipinggir-pinggir saja. Itupun jam sepuluh, jam sebelas sudah pulang tidak ada nelayan yang menangkap ikan sampai sorel. Cuaca belum mendukung”, kata Johan, Jum’at (14/1/2022).

Ia menuturkan Anak Buah Kapal (ABK) kapal cumi yang ada di Sungai Kakap bukan hanya warga asli Kubu Raya, namun ada juga nelayan dari papua dan pulau jawa. Sehingga dalam situasi tidak dapat melaut tersebut membawa dampak yang signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan mereka.
Johan dan timnya berharap melihat situasi saat ini, adanya perhatian dari pemerintah akan nasib nelayan yang sudah lama tidak melaut.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar