Trending

  • Senin, 30 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Lapas Kelas I Tangerang Kelebihan Kapasitas Harusnya Menampung 600 Napi Bukan 2.072

Lapas Kelas I Tangerang Kelebihan Kapasitas Harusnya Menampung 600 Napi Bukan 2.072
Lapas Kelas I Tangerang Kelebihan Kapasitas Harusnya Menampung 600 Napi Bukan 2.072

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo turut bela sungkawa atas wafatnya 41 narapidana dan puluhan korban yang terluka dalam kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, pada Rabu (8/9/2021) dini hari.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengatakan pihak kepolisian harus tetap menyelidiki lebih lanjut penyebab kebakaran tersebut.

"Berdasarkan data Ditjen Pas, Lapas Kelas 1 Tangerang ternyata kelebihan kapasitas. Dari seharusnya 600 orang, malah menampung sekitar 2.072 narapidana atau over kapasitas hingga 245 persen," kata Bamsoet di Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Lebih lanjut Bamsoet menambahkan, dari laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Reinhard Silitonga, ada 9 kamar di Blok C2 yang dihuni 122 narapidana, habis terbakar. 

"Idealnya, dari 9 kamar itu hanya diisi oleh sekitar 40 narapidana. Ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera membenahi pengelolaan manajemen lapas di berbagai daerah yang juga banyak mengalami over kapasitas," ujar mantan Ketua Komisi III DPR RI itu.

Sementara itu, Bamsoet menjelaskan dari laporan Kementerian Hukum dan HAM diketahui bahwa Lapas Kelas 1 Tangerang sudah berusia 42 tahun, dibangun pada tahun 1972. 

Ironisnya, walaupun ada penambahan daya listrik, tetapi tidak pernah ada perbaikan instalasi listrik.

Oleh karena itu, Bamsoet menegaskan berbagai sarana dan prasarana Lapas di daerah harus segera dievaluasi. Jangan sampai karena persoalan lemahnya perawatan, menyebabkan jatuhnya korban jiwa. 

"Terlepas dari status mereka sebagai narapidana, mereka juga tetap warga negara yang wajib dijaga dan dilindungi keselamatan jiwa dan raganya oleh negara," tuturnya.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.