Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Terbukti Korupsi, Bripka Bambang Rudiansyah Divonis 5 Tahun Penjara

Terbukti Korupsi, Bripka Bambang Rudiansyah Divonis 5 Tahun Penjara
Pada sidang lanjutan dugaan korupsi dana rutin Polres Lebong tahun 2020 yang dipimpin Hakim Dwi Purwanti, terdakwa Bripka Bambang Rudiansyah divonis 5 tahun penjara dan denda Rp300 juta dengan subs

Penulis: Agus Topo

TVRINews, Bengkulu


Setelah melewati proses yang cukup panjang, mantan bendahara Polres Lebong Bripka Bambang Rudiansyah akhirnya divonis 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Bengkulu.

 

Pada sidang lanjutan dugaan korupsi  dana rutin Polres Lebong  tahun 2020 yang dipimpin Hakim Dwi Purwanti, terdakwa Bripka Bambang Rudiansyah  divonis 5 tahun penjara dan denda Rp300 juta dengan subsider 3 bulan kurungan ditambah uang pengganti sebesar Rp2 miliar lebih. 

 

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU Kejati Bengkulu sebelumnya, yakni 6 Tahun penjara dengan denda Rp300 juta  atau subsider 3 bulan kurungan. 

 

Hakim Ketua Dwi Purwanti menyatakan terdakwa Bambang Rudiansyah terbukti melakukan penggelapan dan pemalsuan dokumen pencairan dana rutin Polres lebong bulan Januari hingga Juni 2020 sebesar Rp3 miliar  lebih dan semua itu tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh terdakwa. 

 

Selain itu, terdakwa Bambang juga dikenakan pasal berlapis, yakni pasal 8 dan 9 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi  dan pasal 3 Undang-undang nomor  8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

 

“Alhamdulillah semua pasal yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejati Bengkulu terhadap terdakwa Bripka Bambang Rudiansyah akhirnya terbukti di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Bengkulu. Sementara tim JPU menyatakan masih pikir-pikir dahulu selama seminggu untuk mementukan sikap apakah menerima atau banding terkait vonis 5 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim pengadilan negeri tipikor tersebut," ujar Kasi Penkum Kejati Bengkulu Ristianti  Andriani.

 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar