Trending

  • Senin, 30 Mei 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pertengahan Februari Diprediksi Terjadi Lonjakan Covid-19, Jatim Siapkan Puluhan Hotel Karantina

Pertengahan Februari Diprediksi Terjadi Lonjakan Covid-19, Jatim Siapkan Puluhan Hotel Karantina
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh masyarakat melakukan kesiap siagaan terkait penyeberan Covid-19 varian Omicron.

Penulis : Basri A

TVRINews, Sumenep

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh masyarakat melakukan kesiap siagaan terkait penyeberan Covid-19 varian Omicron.  Berdasarkan warning pemerintah pusat pada pertengahan Februari 2022, diprediksi akan terjadi lonjakan Covid-19 terutama karena ada varian Omicron.

Menurut orang nomor satu di Jawa Timur ini, semua kepala daerah bukan hanya Jawa Timur,  diminta untuk melakukan kewaspadaan berganda.  Untuk itu pihaknya sejak tahun baru lalu, berkordinasi dengan jajaran pimpinan daerah lainnya di Jatim.

Intens melakukan cek lapangan mulai dari bandara dan titik-titik lainnya yang dinilai rawan menyusul adanya varian baru Omicron. Bahkan Pemrov Jatim sudah melakukan antisipasi tempat karantina sebanyak 33 hotel,  asrama haji  dan tempat karantina lainnya. Dan bila nanti ditemukan gejala ringan dan berat, kata Gubernur wanita pertama di Jatim itu, akan diarahkan ke Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya sebagai rumah sakit paling refresentatif dalam penanganan Covid-19.

Selain imbauan untuk selalu melakukan kesiapsiagaan, pihaknya juga terus berkordinasi memastikan untuk merevitalisasi isoter isoter yang ada, termasuk setiap pelayanan Covid-19 harus memiliki oksigen konsentrator sehingga kejadian yang lalu kehabisan oksigen tidak terjadi lagi, termasuk semua peralatan urgen sudah disiapsiagakan dengan maksimal.

“Tanggaal 26 Januari besok ini, PMI yang dari Jawa Timur sudah mulai masuk lewat Juanda. Bagaimana kesiapsiagaan kita, sesungguhnya tanggal 31 Desember lalu, Kepala BNNP, termasuk kita lah, sudah mengecek dan kesiapsiagaan kita untuk karantina.  Beberapa rumah sakit di Jawa Timur sudah kita siapkan termasuk Rumah Sakit Lapangan,” ucap Khofifah.

Khofifah berharap, pemerintah daerah dan masyarakat Jawa Timur secara keseluruhan bergandengan tangan untuk terus waspada dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.