Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Upaya Kemendag Maksimalkan Potensi Ekspor Produk UMKM

Upaya Kemendag Maksimalkan Potensi Ekspor Produk UMKM
Upaya Kemendag Maksimalkan Potensi Ekspor Produk UMKM

Penulis: Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta

Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong ekspor produk dalam negeri untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Secara khusus, ekspor tersebut dimaksimalkan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga menyampaikan bahwa untuk mendukung kegiatan ekspor produk lokal tersebut, pihaknya telah menginisiasi serangkaian program. Beberapa program tersebut di antaranya mulai dari pendampingan desain produk dan standarisasi hingga pameran misi dagang.

“Ada beberapa spesifikasi mulai dari fasilitasi pembiayaan UMKM, kemudian di Kemendag juga ada balai pelatihan ekspor,” kata Jerry Sambuaga secara virtual, dikutip Minggu (8/8/2021).

Ia menjelaskan bahwa balai pelatihan ekspor yang di Kemendag bertujuan untuk melakukan pendampingan dan asistensi yang berkaitan dengan kemasan produk. Selain itu, pelaku UMKM juga diberikan pelatihan untuk memaksimalkan produk-produknya agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan ekspor yang ada di negara tujuan.

“Kami juga ada perwakilan di luar negeri, sekitar 45 lebih di ITPC (Indonesia Trade Promotion Center) dan ADAP yang tersebar di 32 negara. Mereka ini yang melakukan bussines matching adalah seller dengan buyer dengan produk-produk yang sudah diberikan pendampingan oleh balai pelatihan ekspor,” kata Jerry.

“Ini sangat membantu dan bisa mengidentifikasi produk-produk apa saja yang bisa memenuhi demand di negara-negara tujuan. Karena tidak semua negara sama demand nya,” sambung dia.

Wamendag juga mengajak semua pihak untuk menekankan bahwa sesuai dengan program pemerintah yang bertajuk Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), harus diwujudkan dengan membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Menurutnya, produk dalam negeri juga harus mendapat tempat di pasar domestik. Karena dengan pembelian dan pemakaian, produk dalam negeri bisa berkembang.

“Sosialisasikan gerakkan-gerakkan BBI dan memasifkan produk-produk ekspor. Contoh konkrit, saya hampir setiap hari selalu memakai produk bangsa kita, produk-produk buatan Indonesia,” ucap Wamendag.

“Ini juga ingin kita tunjukkan bahwa produk Indonesia ini bagus, banyak yang berkualitas dan juga mereka (pelaku usaha) akan senang dan merasa tersupport kalau kita gunakan dan kita aplikasikan dalam keseharian kita,” ujarnya menambahkan.

Secara keseluruhan ekspor Indonesia menunjukkan kinerja yang cukup baik dari bulan ke bulan meskipun didera pandemi. Kinerja perdagangan luar negeri terus mengalami surplus dan menjadi salah satu penopang pencapaian pertumbuhan ekonomi lebih dari 7 persen pada kuartal kedua tahun ini.

Kinerja perdagangan Indonesia luar negeri Indonesia sendiri terus mencatat tren bagus dari segi nominal. Pada Juni, volume ekspor Indonesia non migas Indonesia mencatat rekor tertinggi melampaui record yang telah lama dicatat di Agustus 2011. Total volume ekspor Indonesia pada Juni 2021 adalah sebesar USD18,5 miliar.

“Artinya nilai ekspor kita lebih besar daripada nilai impor kita. Tahun lalu dari Januari sampai Desember 2020 itu surplusnya sekitar USD20 miliar. Berarti tahun ini kalau di bulan Juni saja sudah USD18,50 miliar, kita harapkan sampai dengan Desember 2021 ini meningkat dibandingkan tahun lalu,” tutur Jerry.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.